Ingin Salaman Dengan Gubernur Jatim, Tukang Becak Datangi Grahadi

Baehaqi Almutoif

Rabu, 5 Juni 2019 - 16:57

JATIMNET.COM, Surabaya – Gelar griya (open house) Pemerintah Provinsi Jawa Timur bakda Salat Id di Gedung Negara Grahadi Surabaya dihadiri masyarakat dari pelbagai kalangan. Dari tukang becak hingga emak-emak pengajian.

Liling, warga Manukan Tengger, Surabaya salah satunya. Berkaus oblong, tukang becak yang biasa mangkal di Makam Tembok itu mengaku senang sekali bisa menginjakkan kaki di Gedung Grahadi. Padahal sehari-hari, ia hanya bisa memandang gedung negara di Jalan Gubernur Suryo Surabaya itu dari luar pagar.

Kebahagiannya kian membuncah, terlebih keinginannya untuk menjabat tangan orang nomor satu di Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, terpenuhi. “Sebelumnya, saya belum pernah bertemu dengan gubernur,” katanya, Rabu 5 Juni 2019.

BACA JUGA: Gelar Griya Idul Fitri, Ini Menu Spesial di Grahadi

Bagiyo, seorang tukang becak lain, mengatakan telah dua kali mendatangi gelar griya Pemprov Jatim. Tahun sebelumnya, ia juga datang ketika pemerintah menggelar acara serupa di Kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan Surabaya. “Waktu itu gubernurnya masih Pakde Karwo,” katanya.

Pakde Karwo adalah panggilan untuk Soekarwo, Gubernur Jatim sebelum Khofifah.

Gelar griya tahun ini, ia mengatakan, juga menjadi pengalaman pertamanya masuk ke Gedung Grahadi Surabaya.

Warga Simo Pomahan itu berharap Pemprov Jawa Timur lebih memperhatikan nasib tukang becak seperti dirinya. Menurut dia, kini becak semakin sepi penumpang. Dampaknya, penghasilan per hari tukang becak kian tak menentu. “Setidaknya mendapat kerja layaklah," katanya.

BACA JUGA: Risma Suguhkan Lontong Balap dan Pecel Semanggi dalam Open House

Gelar griya di Gedung Negara Grahadi terbuka untuk umum. Siapa pun boleh datang bersilaturahmi dengan Gubernur Khofifah dan wakilnya, Emil Dardak.

Sebagian besar pengunjung mengetahui acara itu dari informasi yang disebarkan di komunitas mereka.

Selain komunitas tukang becak, Faroya, seorang jemaah pengajian, mengatakan mendapat informasi gelar griya dari Majelis Taklim Nurul Qolbi Kaliasin. “Tahunya dari pengajian, ketua saya mengabarkan kalau ada open house," katanya.

Ia mengatakan motivasi utamanya datang ke acara itu ingin bertemu langsung dengan gubernur dan wakil gubernur. Karena selama ini, ia hanya tahu wajah-wajah pemimpin Jatim dari media massa. “Sebelumnya belum kenal sama Bu Gubernur dan wakilnya. Baru ini ketemu,” katanya.

Baca Juga

loading...