Indonesia-Denmark Jajaki Kerja Sama Bidang Keagamaan

David Priyasidharta

Kamis, 21 Maret 2019 - 09:18

JATIMNET.COM, Jakarta - Indonesia dan Denmark tengah menjajaki kerja sama di bidang keagamaan dan peradaban dunia.

Ini tercetus dalam pertemuan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Duta Besar Perwakilan Khusus untuk Kebebasan Beragama atau Kepercayaan, Kerajaan Denmark, H.E. Michael Suhr di Kantor Kemenag, Jakarta, Rabu 20 Maret 2019.

Dalam pertemuan itu, Michael Suhr didampingi Dubes Denmark untuk Indonesia H.E Rasmus Abildgaard Kristensen dan perwakilan lainnya.

BACA JUGA: Kemenag Siapkan Regulasi Pengarusutamaan Moderasi Beragama

Menag menyatakan kehadiran dubes perwakilan khusus Kerajaan Denmark ini sangat penting dan strategis tidak hanya bagi Indonesia namun juga dunia. Karena, lanjut Menag, kebebasan beragama dan berkeyakinan adalah sesuatu hak dasar manusia yang sangat penting.

"Semua kita wajib menjaga, memelihara, dan mengembangkan kebebasan beragama dan berkeyakinan," kata Menag.

Sementara itu, Michael Suhr juga meminta pandangan Menag terkait kerja sama apa yang bisa digalang tidak saja antara Indonesia dan Denmark melainkan dunia terkait mempromosikan kebebasan beragama dan berkeyakinan.

BACA JUGA: Kemenag Akan Terbitkan Buku Induk Moderasi Beragama

"Menurut saya yang paling penting saat ini kita bisa mengembalikan esensi agama pada posisi dan fungsi sebenarnya," kata Menag.

Tantangan ke depan adalah tidak hanya menjamin hak kebebasan beragama dan berkeyakinan, tapi juga disertai agama seperti apa yang lalu kemudian menjadi acuan hidup setiap umat manusia di dunia.

Contoh yang terbaru kasus di New Zealand dan beberapa tempat lain misalnya, orang bisa atas nama agama justru semakin eksklusif hidupnya padahal setiap agama pesan utamanya adalah mengajak semua orang hidup inklusif untuk senantiasa menjaga nilai nilai kemanusian dan kebersamaan.

Baca Juga

loading...