Logo

Hujan Disertai Angin Kencang, Atap Rumah dan Kios Warga di Jombang Porak Poranda

Reporter:,Editor:

Rabu, 28 October 2026 11:46 UTC

Hujan Disertai Angin Kencang, Atap Rumah dan Kios Warga di Jombang Porak Poranda

Atap rumah dan kios di Dusun/Desa Katemas, Kudu, Jombang porak poranda akibat hujan disertai angin kencang. Foto: BPBD Jombang for Jatimnet

JATIMNET.COM, Jombang — Angin kencang yang disertai hujan deras merusak puluhan rumah dan sejumlah kios warga di Kabupaten Jombang, Rabu, 28 Oktober 2026, sore. Bencana tersebut juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang di tepi jalan.

Kerusakan paling banyak dilaporkan terjadi di Dusun/Desa Katemas, Kecamatan Kudu. Angin kencang yang menerjang sekitar pukul 16.00 WIB menerbangkan atap rumah warga dan sejumlah kios.

Warga setempat, Rohman (42), mengatakan hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama sekitar 30 menit sebelum angin kencang menerjang selama kurang lebih 15 menit.

"Hujan deras sekitar 30 menitan terus bareng angin 15 menitan. Akibatnya puluhan rumah dan beberapa kios warga banyak yang atapnya berterbangan," katanya.

Menurut Rohman, tidak ada warga yang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut. Ia bersyukur warga selamat meskipun angin kencang menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan.

BACA: Operasi Sikat Semeru 2026, Polres Jombang Ungkap 14 Kasus Pencurian 

"Tidak ada yang luka, Alhamdulillah selamat semua," jelasnya.

Selain merusak bangunan, angin kencang juga merobohkan sejumlah pohon di sepanjang jalan. Warga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang untuk menangani dampak kejadian tersebut.

Rohman mengatakan warga masih mendata jumlah rumah, kios, dan pohon yang mengalami kerusakan. Karena itu, jumlah pasti bangunan terdampak belum diketahui.

"Kalau untuk berapa jumlah pastinya rumah atau kios dan pohonnya yang roboh belum tahu, ini masih di data, kalau rumahnya sekitar puluhan," tukasnya.

 

Angin Kencang Berdampak di Empat Desa

Supervisor BPBD Jombang Stevy Maria membenarkan adanya laporan kerusakan akibat angin kencang di sejumlah wilayah. Berdasarkan pendataan sementara, bencana tersebut berdampak pada empat desa yang tersebar di tiga kecamatan.

BACA: Sumardi Minta Industri Ploso Serap Tenaga Kerja Lokal 

Selain Desa Katemas di Kecamatan Kudu, laporan kerusakan juga berasal dari Desa Pucangsimo dan Desa Plandaan di Kecamatan Plandaan, serta Desa Megaluh di Kecamatan Megaluh. Laporan dari Kecamatan Plandaan juga mencakup Dusun Sambiroto, Desa Plandaan.

"Selain Desa Katemas, Kecamatan Kudu, laporan juga diterima dari Desa Pucangsimo, Kecamatan Plandaan, Desa Megaluh, Kecamatan Megaluh, serta Dusun Sambiroto, Desa Plandaan, Kecamatan Plandaan," ujarnya.

Stevy mengatakan petugas masih mengumpulkan informasi untuk memastikan jumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin.

”Laporan sampai sore ini angin kencang merusak atap rumah. Untuk detail jumlah rumah yang terdampak masih dilakukan pendataan,” pungkasnya.

Hingga Rabu sore, BPBD Jombang masih melakukan pendataan kerusakan di seluruh wilayah terdampak. Belum ada laporan mengenai korban luka maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.