Minggu, 09 August 2026 09:00 UTC

Ketua DPP Partai Golkar Bidang Organisasi Yahya Zaini saat pembukaan Rakerda Partai Golkar Kabupaten Madiun, Minggu, 9 Agustus 2026. Foto: Nugroho
JATIMNET.COM, Madiun – Partai Golkar mulai memperkuat konsolidasi organisasi sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi struktur partai hingga tingkat desa dan kelurahan ditargetkan rampung paling lambat Desember 2026.
Ketua DPP Partai Golkar Bidang Organisasi Yahya Zaini mengatakan, penguatan struktur hingga tingkat akar rumput menjadi salah satu langkah partai untuk meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029.
“Musda di 38 DPD Partai Golkar tingkat provinsi seluruh Indonesia sudah selesai. Sekitar 250 DPD kabupaten/kota sudah melaksanakan musda. Di tingkat kecamatan sudah pergantian pengurus. Mudah-mudahan target konsolidasi organisasi sampai tingkat desa/kelurahan paling akhir Desember 2026,” kata Yahya saat menghadiri Pelantikan Ketua Pimpinan Kecamatan dan Pembukaan Rakerda Partai Golkar Kabupaten Madiun, Minggu (9/8/2026).
Yahya yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi Golkar mengatakan, konsolidasi internal perlu diperkuat karena perolehan kursi Golkar di DPR RI mengalami penurunan dalam dua pemilu terakhir.
Pada Pemilu 2019, Golkar menguasai sekitar 18 persen kursi DPR RI. Angka tersebut kemudian turun menjadi sekitar 13 persen pada Pemilu 2024.
pengurus DPP Partai Golkar, DPD Jatim, DPD Kabupaten Madiun berforo bersama di sela pembukaan Rakaerda Partai Golar Kabupaten Madiun, Minggu, 9 Agustus 2026. Foto: Nugroho
Penurunan tersebut menjadi salah satu alasan Golkar memasang target peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029. Partai berlambang pohon beringin itu menargetkan mampu meraih sedikitnya 20 persen kursi DPR RI.
“Artinya, partai tidak bergerak. Kami ingin pada Pemilu 2029, dukungan suara partai minimal 20 persen terhadap perolehan kursi Partai Golkar,” tegas Yahya.
Untuk mengejar target tersebut, Golkar tidak hanya mengandalkan konsolidasi struktur partai, tetapi juga mulai menyiapkan kandidat yang akan bertarung dalam Pemilu 2029.
Khusus untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VIII, DPP Partai Golkar menargetkan dua kader dapat meraih kursi DPR RI.
Dapil Jatim VIII meliputi Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, serta Kabupaten dan Kota Madiun.
Yahya meminta jajaran Golkar di daerah segera menyiapkan calon yang dinilai mampu mendongkrak perolehan suara sekaligus memenuhi target dua kursi DPR RI tersebut.
“Agar calon-calonnya disiapkan,” ujarnya.
Instruksi tersebut juga diarahkan kepada jajaran Partai Golkar di Kabupaten Madiun. Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Kabupaten Madiun yang juga Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyatakan siap menjalankan target yang diberikan DPP.
Hari mengatakan akan bekerja maksimal untuk meningkatkan perolehan kursi Golkar, termasuk memperkuat posisi partai di tingkat daerah.
Bahkan, ia memasang target agar pemerintahan Kabupaten Madiun dan DPRD Kabupaten Madiun sama-sama dikuasai Partai Golkar.
“Saya ingin mengawinkan pemerintah kabupaten dengan DPRD Kabupaten Madiun,” kata Hari.
Dengan target tersebut, konsolidasi hingga tingkat desa dan kelurahan menjadi pekerjaan penting bagi Golkar sebelum memasuki tahapan Pemilu 2029.
Struktur partai di tingkat akar rumput diharapkan menjadi basis untuk meningkatkan perolehan suara sekaligus mengejar target kursi yang telah ditetapkan DPP.
