Dua Guguran Lava Pijar Meluncur dari Merapi

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Minggu, 24 Maret 2019 - 09:47

JATIMNET.COM, Yogyakarta – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi dua kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 600-700 meter ke arah Kali Gendol Minggu, 24 Maret 2019.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida lewat keterangan resminya menyebutkan bahwa luncuran guguran lava tersebut teramati melalui CCTV pada periode pengamatan pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Selama kurun waktu tersebut, asap kawah tidak teramati. Cuaca di gunung cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur laut dengan suhu udara 15 sampai 21,6 derajat Celsius, kelembaban udara 77-84 persen, dan tekanan udara 627.45-687.8 mmHg.

BACA JUGA: Gunung Merapi Kembali Semburkan Awas Panas Guguran

BPPTKG selama rentang waktu itu juga mendeteksi tujuh kali gempa guguran dengan amplitudo 4-45 mm selama 14.9-92 detik, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 20-60 mm selama 24.2-29.4 detik, sekali gempa Hybrid dengan amplitudo 4 mm selama 8,2 detik, serta dua kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 60-70 mm selama 20-22 detik.

Hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada. Untuk sementara, BPPTKG tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BACA JUGA: Merapi Sembilan Kali Muntahkan Lava Pijar

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Selain itu, karena jarak luncuran guguran awan panas semakin jauh, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya. Warga juga diharapkan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi, melalui media sosial BPPTKG atau ke kantor BPPTKG. (ant)

Baca Juga

loading...