Logo

TNI Gelar Nobar Piala Dunia, Dorong Persatuan Warga

Program Nobar Kebangsaan digelar serentak untuk mempererat hubungan TNI dan masyarakat.
Reporter:

Kamis, 11 June 2026 11:30 UTC

TNI Gelar Nobar Piala Dunia, Dorong Persatuan Warga

Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas. Foto: Instagram.com/PuspenTNI

JATIMNET.COM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026 sebagai sarana memperkuat interaksi sosial antara aparat dan masyarakat.  

 

Caranya, dengan menggelar program Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan yang digelar serentak di satuan-satuan TNI di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung sejak 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan terbuka bagi masyarakat umum.

 

Program yang melibatkan satuan TNI dari tingkat Kodam, Koarmada, Kodau, Koopsud, Korem, Kodim, Lanal, Lanud, Koramil hingga Posal itu merupakan bagian dari kerja sama antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan TVRI dalam menyambut ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

 

Selain menyediakan ruang hiburan bersama, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat semangat kebangsaan dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

 

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas mengatakan kegiatan Nobar Kebangsaan tidak hanya bertujuan menghadirkan tontonan olahraga, tetapi juga membangun ruang interaksi yang positif di tengah masyarakat.

 

“Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi strategis antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan TVRI dalam rangka membangun semangat nasionalisme, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan kebersamaan melalui momentum perhelatan sepak bola dunia,” ujar Muhammad Nas dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

 

Menurut dia, olahraga internasional seperti Piala Dunia memiliki daya tarik yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat.

 

Hal ini tanpa memandang latar belakang sosial maupun daerah asal. Karena itu, TNI melihat momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kohesi sosial sekaligus menjaga kedekatan institusi pertahanan dengan warga.

 

Program ini juga hadir di tengah tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

 

Seluruh pertandingan dapat disaksikan secara gratis melalui TVRI sehingga membuka peluang pelaksanaan nonton bersama dalam skala luas di berbagai daerah.

 

Selain aspek kebangsaan, TNI menilai kegiatan tersebut dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar lokasi penyelenggaraan.

 

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diharapkan memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas warga yang datang ke lokasi nobar.

 

Muhammad Nas menegaskan bahwa keterlibatan UMKM menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas dari penyelenggaraan kegiatan tersebut.

 

“Selain menjadi sarana hiburan dan kebersamaan bagi masyarakat, Nobar Kebangsaan juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah melalui pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di sekitar lokasi penyelenggaraan,” katanya.

 

Kebijakan menggelar nobar serentak di lingkungan TNI juga menunjukkan adanya pendekatan yang lebih terbuka dalam membangun komunikasi publik.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, institusi pertahanan semakin sering memanfaatkan kegiatan sosial, olahraga, dan edukasi sebagai sarana memperkuat hubungan dengan masyarakat sipil.

 

Bagi daerah-daerah di Jawa Timur, pelaksanaan Nobar Kebangsaan berpotensi menarik partisipasi warga di berbagai markas TNI yang tersebar hingga tingkat kabupaten dan kecamatan.

 

Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut diperkirakan tidak hanya meningkatkan interaksi sosial, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi kecil di sekitar lokasi acara.

 

TNI menyatakan kegiatan Nobar Kebangsaan merupakan wujud komitmen untuk membangun kedekatan dan komunikasi yang positif dengan masyarakat melalui program yang edukatif, inklusif, dan bermanfaat.

 

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa dalam suasana yang aman dan tertib.

 

Hingga saat ini, satuan-satuan TNI di berbagai wilayah telah menyiapkan lokasi penyelenggaraan nobar sesuai kondisi daerah masing-masing.

 

Program tersebut akan berlangsung sepanjang gelaran Piala Dunia 2026 dan menjadi salah satu agenda sosial terbesar yang melibatkan TNI dan masyarakat selama perhelatan sepak bola dunia berlangsung.