BTN Komitmen Terhadap Penyaluran KPR

Rochman Arief

Minggu, 10 Februari 2019 - 16:15

JATIMNET.COM, Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk mampu meningkatkan aset perbankan yang dicapai sepanjang tahun 2018 dengan menembus Rp 300 triliun.

Capaian itu naik 17 persen dibandingkan realisasi tahun 2017 sebesar Rp 261,5 triliun, sekaligus menempatkan BTN masuk peringkat lima dari sisi aset perbankan nasional.

“Peningkatan aset ini kami capai seiring dengan pertumbuhan kredit yang positif, meski dalam kurun waktu lima tahun terakhir terjadi gejolak ekonomi global,” kata Direktur Utama BTN Maryono, Minggu 10 Februari 2019.

BACA JUGA: BTN Gerojok AP II Rp 1 Triliun Untuk Pengembangan Bandara

Maryono menjelaskan dalam kurun 69 tahun kehadiran BTN telah merealisasikan kredit sekitar Rp 523 triliun yang didominasi kredit pemilikian rumah (KPR). Kredit dan pembiayaan tersebut mengalir kepada lebih dari 4,5 juta keluarga di Indonesia.

“Peningkatan aset dan kucuran kredit BTN banyak didorong oleh Program Sejuta Rumah yang diinisasi pemerintah pada tahun 2015. Program ini memacu BTN melakukan inovasi KPR dengan skema kredit yang memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah hingga milenial memiliki rumah,” urai Maryono.

Maryono mengapresiasi pemerintah, regulator, dan masyarakat dalam mendukung kinerja BTN selama 69 tahun berdiri. Menurutnya, kepercayaan nasabah terhadap kinerja BTN dalam mengalirkan bantuan subsidi KPR memotivasi BTN untuk terus berkembang lebih baik.

Sejumlah strategi telah disiapkan diantaranya dengan meningkatkan kerja sama dengan instansi maupun pihak swasta untuk menyalurkan pembiayaan perumahan. Berikutnya, mengembangkan digital ecosystem dengan memperkuat fitur-fitur digital channel BTN, menghadapi disrupsi ekonomi.

BACA JUGA: BNI Berupaya Tingkatkan Literasi Digital Bank

BTN juga berencana memperkuat kemitraan dengan pemerintah untuk pembiayaan dan penyediaan perumahan. Strategi terakhir adalah menyelaraskan program dan target perseroan dengan misi pemerintah dalam holding perbankan serta Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang akan direalisasikan.

“Untuk menjalankan strategi tersebut kami harus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perusahaan agar dapat memenuhi target yang ditetapkan pemerintah untuk mengurangi backlog yang saat ini masih di kisaran 11 juta unit,” kata Maryono.

Tahun 2019 ini menjadi salah satu tahun penentuan bagi BTN untuk memperkuat perbankan sebagai kontributor dalam Program Sejuta Rumah. (ant)

Baca Juga

loading...