JATIMNET.COM, Surabaya - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur hingga kini masih memburu bandar besar yang menyuruh dua kurir narkoba jenis sabu-sabu seberat 4,1 kilogram menyelundupkan ke Jatim.

Jaringan ini memang sudah cukup lama menyelundupkan narkoba ke beberapa daerah di Jawa Timur terlebih di Surabaya dan Madura.

Kabid Berantas BNNP Jatim, AKBP Wisnu Candra mengatakan dari pemeriksaan dua kurir narkoba yang ditangkap, pertugas masih kesulitan mengendus bandar besar mereka.

"Petugas sudah kami terjunkan untuk membongkar bandar besar yang memasok kedua kurir ini," kata Wisnu, Minggu 17 Maret 2019.

BACA JUGA: BNNP Jatim Tangkap Dua Kurir 4,1 Kilogram Sabu-Sabu

Wisnu mengungkapkan, modus lama penyelundupan yang digunakan komplotan ini dengan melalui kereta api. "Tapi modus ini lama tidak digunakan oleh pelaku narkoba, jadi kami juga harus mulai mewaspadai," katanya.

Perwira dengan melati dua ini menjelaskan jika kedua kurir ini sudah berulang kali mengubah cara untuk menyelundupkan narkoba ke Jatim.

Penangkapan dua kurir narkoba jenis sabu-sabu ini dilakukan pada Rabu 13 Maret 2019 sekitar pukul 06.36 WIB. Saat itu petugas BNNP Jatim mendapatkan infomasi adanya dua kurir yang hendak membawa narkoba masuk ke Surabaya dengan naik kereta api.

BACA JUGA: Polda Jatim Tembak Mati Kurir Sabu-Sabu 5 Kilogram

Petugas langsung langsung menuju stasiun kereta api untuk menangkap mereka ketika turun dari kereta api.

Saat digeledah, petugas BNNP Jatim berhasil mengamankan 4,1 kilogram sabu-sabu yang disembunyikan di dalam tas ransel, 6 buah handphone, serta ATM atas nama Hendra.