JATIMNET.COM, Surabaya - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur membekuk dua kurir yang membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 4,1 kilogram, Rabu 13 Maret 2019. Kedua tersangka warga Aceh ini, Ridwan A Rahman (46) dan Mujibur (32) dibekuk usai turun dari kereta api.

Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang Priyambadha mengatakan kedua tersangka ini merupakan jaringan sindikat pengedar narkoba yang sudah lama beraksi. Aparat kesulitan menangkap anggota jaringan ini karena modus pengiriman yang dilakukan selalu berubah.

"Mereka selalu mengubah modus pengiriman sehingaa susah menangkap pelakunya," ucapnya, Rabu 13 Maret 2019.

BACA JUGA: Polisi Terkecoh, 7 Kilogram Tawas Disangka Sabu

Menurut Bambang, BNNP Jatim sudah lama mengincar jaringan kurir sindikat pengedar narkoba dari Jakarta ini. "Biasanya mereka mengirimkan sabu sabu melalui udara, kendaraan pribadi dan menggunakan kereta api," ucapnya.

Penangkapan kurir sabu ini terjadi pagi tadi sekitar pukul 06.36 WIB. Saat itu petugas BNNP Jatim mendapatkan informasi ihwal keduanya yang hendak membawa narkoba masuk ke Surabaya melalui kereta api. Petugas langsung bergerak menuju stasiun untuk melakukan penangkapan.

BACA JUGA: Polda Jatim Tembak Mati Kurir Sabu-Sabu 5 Kilogram

Begitu turun dari kereta api, kedua kurir narkoba ini langsung ditangkap dan digeledah. Petugas berhasil mengamankan 4,1 kilogram sabu-sabu yang disembunyikan di dalam tas tersangka.

Selain barang bukti 4,1 Kg sabu-sabu, petugas juga mengamankan tas ransel, 6 buah Handphone, serta ATM atas nama Hendra. "Keduanya masih kami periksa secara intensif," ucapnya.

Bambang mengatakan petugas BNNP Jatim juga telah bergerak untuk memburu bandar yang menyuruh mengirimkan narkoba. "Saat ini kami memburu bandar besarnya untuk mengungkap jaringan narkoba ini," ucapnya.