Berkas Amblesnya Jalan Gubeng Belum Dilimpahkan ke Kejati

M. Khaesar Januar Utomo

Minggu, 7 April 2019 - 17:46

JATIMNET.COM, Surabaya – Kepala Kejaksaan Jawa Timur, Sunarta akan terus menunggu berkas dari penyidik Kepolisian Daerah Jatim untuk melimpahkan berkas kasus yang menjerat enam tersangka kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng.

“Tidak ada target (waktu) berkas tersebut harus segera dilimpahkan ke Kejati Jatim. Kecuali tersangka ini ditahan, jadi ada batasnya masa penahananannya,” kata Sunarta, Minggu, 7 April 2019.

Dengan tidak ditahannya tersangka, kejaksaan memberi kesempatan kepada kepolisian untuk melengkapi berkas. Sebelumnya Kejati Jatim sudah memberikan memo apa saja yang perlu diperbaiki untuk kelengkapan berkas.

BACA JUGA: Kejati Jatim Pelototi Berkas Kasus Amblesnya Jalan Gubeng

Pria asal Jawa Barat mengatakan dalam berkas yang perlu dilengkapi adalah peran dari enam tersangka. “Karena ada dua berkas, jadi perlu dijelaskan secara detail, peran dari keenam tersangka ini,” kata Sunarta.

Dalam berkas kasus itu dibagi dua berkas yang tercantum terdapat enam tersangka yang sudah ditetapkan Polda Jatim. Enam tersangka antara lain RH (Projek Manager PT Saputra Karya), AP (Site Manager PT NKE), BS (Dirut PT NKE), RW (Manager PT NKE), LAH (Engineering SPV PT Saputra Karya), dan AK (Site Manager PT Saputra Karya).

Dalam berkas kasus tersebut pasal yang disangkakan berbeda-beda seperti dalam berkas pertama penyidik menetapkan tiga tersangka dengan pasal 192 ke-2 KUHP atau pasal 63 ayat (1) uu Nomor 38 tahun 2004 tentang jalan.

BACA JUGA: Kejati Jatim Minta Berkas Prostitusi Daring Dilengkapi

Sedangkan dalam berkas yang kedua ada pasal tambahan seperti pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang turut serta. “Betul pasal yang dikenakan dalam berkas kedua itu ada tambahannya,” tegasnya.

Keenamnya ditetapkan sebagai tersangka berkaitan dengan amblesnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya. Amblesnya jalan di sekitar gedung RS Siloam itu sedalam kurang lebih 10 meter pada Selasa, 18 Desember 2018.

Amblesnya jalan itu menyisakan lubang dengan panjang kurang lebih 30 meter, dan lebar kurang lebih 15 meter. Saat ini jalan tersebut telah diuruk dan diaspal kembali untuk dioperasikan.

Baca Juga

loading...