Belasan Rumah di Kediri Terendam Banjir Akibat Hujan Deras

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Senin, 29 April 2019 - 13:34

JATIMNET.COM, Kediri – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri menangani tanggul jebol akibat banjir di Desa Bakalan akibat hujan lebat hampir sepanjang malam.

“Akibat hujan deras pada Minggu (28 April 2019) malam terjadi luapan air Sungai Bendo Mongal sisi luar ambrol dan tanah antarpelengseng sisi dalam ikut terbawa arus,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Randy Agata, Senin 29 April 2019.

Ia menambahkan air mulai menggenangi rumah warga di Dusun Bakalan Lor, Desa Bakalan, Kecamatan Grogol pada Minggu malam. Sedikitnya 17 rumah warga di desa itu itu terendam dengan ketinggian air antara 50 hingga 70 sentimeter.

BACA JUGA: Banjir Pasuruan Sebabkan Perjalanan KA Surabaya-Banyuwangi Terganggu

Lebih lanjut, ia mengemukakan tingginya debit air juga mengakibatkan warga harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, seperti rumah tetangga maupun saudara yang rumahnya aman dari banjir.

"Hewan ternak, unggas milik warga banyak yang mati. Untuk perlengkapan dapur juga tidak dapat digunakan,” kata dia.

Randy menyebutkan, saat ini banjir yang menggenangi rumah warga memang sudah surut. Namun, banyak kerusakan materiil yang menjadi imbas banjir. Terdapat pelengseng luar ambrol dengan tinggi 1,5 meter, dengan panjang 4,5 meter.

BACA JUGA: Jalur Pantura di Pasuruan Ditutup Karena Banjir

Titik lainnya adalah pelengseng rusak dengan tinggi 1,5 meter, panjang 1,8 meter, dan titik ketiga adalah pelengseng dengan tinggi 1,5 meter, panjang 3,5 meter. Selain itu, juga terdapat jalan aspal penghubung desa rusak dengan panjang 23 meter dan lebar 3 meter.

“Untuk sementara nanti diperbaiki dengan karung yang diisi tanah. Kami sudah melakukan pendataan terkait kebutuhan dan segera dikirimkan. Sebagian warga membersihkan material,” kata dia.

BPBD, tambah dia, juga memberikan bantuan pada warga korban terdampak banjir, yakni family kid sejumlah 17 biji, selimut sejumlah 61 biji dan karung atau sak sejumlah 369 lembar. Dengan itu, diharapkan bisa membantu warga. (ant)

Baca Juga

loading...