Banjir Pasuruan Sebabkan Perjalanan KA Surabaya-Banyuwangi Terganggu

Rochman Arief

Senin, 29 April 2019 - 10:23

JATIMNET.COM, Surabaya – Sejumlah perjalanan kereta api tujuan Surabaya-Jember-Banyuwangi terganggu akibat tingginya curah hujan pada Minggu 28 April 2019 hingga Senin dini hari. Gangguan itu menyebabkan banjir setinggi kurang lebih 15 cm dengan arus deras di km 59 +2/3 antara Stasiun Pasuruan-Stasiun Bangil.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 8 Suprapto dalam keterangan resminya menyebutkan banjir tersebut menyebabkan perjalanan KA terganggu.

“Jalur rel tidak bisa dilalui sejak pukul Senin 29 April 2019, sekitar pukul 00.39 WIB. Dibutuhkan waktu sekitar 12 jam dari jam tersebut, untuk melakukan normalisasi,” kata Suprapto dalam keterangan persnya, Senin 29 April 2019.

BACA JUGA: Daop 8 Sediakan 1.248 Kuota Gratis untuk Lebaran 2019

PT KAI telah menyiapkan beberapa langkah. Salah satunya melakukan overstappen (pengalihan) untuk kereta KA Mutiara Timur malam KA 90 dengan relasi (Banyuwangi-Surabaya Gubeng, KA Wijaya Kusuma (Cilacap- Banyuwangi), dan KA Probowangi (Surabaya Gubeng – Banyuwangi).

“Pola pemindahannya menggunakan bus,” lanjutnya. Dia menambahkan, kereta api yang dibatalkan perjalanannya adalah KA Mutiara Timur (KA 87) dengan relasi Surabaya Gubeng-Banyuwangi.

PT KAI Daop 8 juga telah mengembalikan tiket kepada penumpang yang telah membatalkan perjalanannya. Suprapto menambahkan pembatalan hanya dilayani perjalanan yang berangkat dari Surabaya. Sebab wilayah yang berdampak banjir adalah Daerah Operasi 9.

BACA JUGA: KAI Daop 7 Sediakan 1.252 Kursi untuk Mudik-Balik Lebaran

“Kami dari PT KAI Daop 8 Surabaya mohon maaf atas ketidaknyamanan penumpang, akibat terganggunya KA menuju Jember / Banyuwangi, akibat banjir di Katon-Pasuruan. Jalur ini masuk wilayah PT KAI Daop 9 Jember,” pungkasnya.

Banjir tersebut juga menyebabkan keterlambatan tujuh KA, di antaranya, Wijayakusuma relasi Surabaya Gubeng-Bamyuwangi, posisi stasiun Bangil terlambat 459 menit; Mutiara Timur relasi Banyuwangi-Surabaya Gubeng, posisi di Stasiun Pasuruan terlambat 353 menit; Ranggajati relasi Jember-Surabaya Gubeng, posisi di stasiun Probolinggo terlambat 130 menit; Logawa relasi Jember-Surabaya Gubeng, posisi di stasiun Rambipuji terlambat 96 menit; Tawangalun Banyuwangi-Malang Kota Lama, posisi di stasiun Jember terlambat 23 menit; Probowangi dengan relasi Surabaya Gubeng-Banyuwangi, posisi di stasiun Bangil terlambat 209 menit; dan Sritanjung relasi Banyuwangi-Lempunyangan, posisi di stasiun Kalisetail terlambat 95 menit.

Baca Juga

loading...