Anak Punk Hamil Terjaring Razia Satpol PP Ponorogo

Gayuh Satria Wicaksono

Rabu, 8 Mei 2019 - 16:57

JATIMNET.COM, Ponorogo – Memasuki bulan Ramadan ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo melakukan razia di beberapa tempat di Ponorogo. Hasilnya sebanyak tujuh anak jalanan atau anak punk terjaring razia.

Dari tujuh anak punk yang diamankan ini empat diantaranya laki-laki dan sisanya perempuan. Bahkan satu dari tiga anak perempuan yang terjaring ini kedapatan hamil dengan usia kandungan sekitar enam bulan.

“Tujuh anak ini diamankan ketika sedang tidur-tiduran di area Pasar Balong, jalur Ponorogo-Pacitan,” kata Kepala Satpol PP Supriyadi, Rabu 8 Mei 2019.

BACA JUGA: Dinkes Ponorogo Bebaskan Korban Pasung dengan Kikis Stigma Buruk

Pri, sapaan akrabnya, menjelaskan hasil dari temuan ini juga berkat laporan masyarakat. Banyak masyarakat merasa terganggu dengan aktivitas beberapa anak punk yang berseliweran di sekitar pasar.

Ia menerangkan jika gerombolan anak punk ini sering ngamen di sekitar lampu merah dan pertokoan Pasar Balong. Bahkan tidak jarang jika tidak diberi uang, mereka akan memaksa untuk meminta uang.

“Beberapa warga ada yang memergoki mereka melakukan tindakan asusila,” terangnya.

Sementara hasil pemeriksaan terhadap anak punk yang diduga hamil ini lantaran berhubungan dengan kelompoknya.

BACA JUGA: Dinkes Ponorogo Temukan Enam Orang Terjangkit HIV

Pri menuturkan setelah dilakukan pendataan usia anak punk yang hamil ini masih sekitar 18 tahun. Sementara pacarnya yang juga sesama anak punk baru berusia 16 tahun.

Anak-anak punk ini bermaksud menuju Pacitan. Umumnya mereka berasal dari beberapa kota, seperti Tulungagung, Madiun, Trenggalek dan Ponorogo. Saat ini anak punk yang tengah hamil bersama kelompoknya telah diserahkan ke Dinas Sosial Ponorogo untuk dilakukan pembinaan.

“Anak yang hamil mengaku belum pernah memeriksakan kondisi kandungannya ke bidan maupun dokter. Mereka mengaku terus berpindah-pindah tempat,” pungkasnya.

Baca Juga

loading...