Ahmad Dhani Akui Ucapkan Kata-kata Idiot

M. Khaesar Januar Utomo

Selasa, 2 April 2019 - 20:46

JATIMNET.COM, Surabaya – Musisi sekaligus politisi asal Surabaya, Ahmad Dhani Prasetyo kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan agenda pemeriksaan dakwaan. Dhani juga mengaku mengeluarkan kata-kata idiot lantaran kesal dengan orang yang mengintimidasinya.

Ketua Majelis Hakim, R Anton Widyopriyono menanyakan maksud Ahmad Dhani datang ke Surabaya. Dia hanya menjawab kedatangannya untuk mengisi acara di Tugu Pahlawan atas undangan panitia.

“Tujuan saya ke Surabaya diundang panitia aksi (bertagar #2019GantiPresiden)," kata Dhani dalam persidangan, Selasa, 2 April 2019.

Pendiri Dewa 19 menyempatkan diri membuat video blog (vlog) yang dipermasalahkan Koalisi Bela NKRI. Namun dia mengatakan jika vlog tersebut untuk panitia deklarasi di Tugu Pahlawan.

BACA JUGA: Dua Saksi Ahli dari Jaksa Diklaim Ringankan Ahmad Dhani

“Sebetulnya dalam video itu saya mengucapkan permintaan maaf kepada panitia penyelenggara saja," ucapnya.

Mantan suami Maia Estiyanti ini mengakui jika mengeluarkan kata-kata idiot dalam vlog yang dibuatnya di Hotel Majapahit. Namun dia mengakui jika kata-kata tersebut sebagai ungkapan kekesalan kepada orang yang mengintimidasinya.

“Intimidasinya banyak sekali, ada yang ngikutin saya sampai ke kamar, sampai saya mencari jalan berliku. Suasananya agak tegang saat itu. Ada pula yang mengetuk pintu, jadi saya keluar lewat pintu samping,” ujarnya.

BACA JUGA: Dhani Kenakan Songkok Hitam Jalani Sidang Ketiga di Surabaya

Adapun kata-kata idiot itu ditujukan pada orang yang mengintimidasinya. Dhani membantah jika kata-kata tersebut ditujukan oleh perorangan atau kelompok tertentu.

Dhani hanya menirukan apa yang disampaikan politisi PKS, Fahri Hamzah di akun twitternya. Fahri menyebut demo seharusnya ditujukan kepada penguasa, sementara Dhani tidak layak untuk didemo.

“Ini bukan demo, tapi intimidasi, karena demo biasanya kepada yang berkuasa, sedangkan saya bukan,” ucapnya.

Absennya Dhani dalam aksi di Tugu Pahlawan dikarenakan asam uratnya kambuh, sehingga membuat kakinya tidak bisa digerakkan. Hal itu yang membuatnya batal menemui demonstran, Minggu 26 Agustus 2018 silam.

BACA JUGA: Ramai-ramai Menengok Dhani

“Pada saat situasi tak bersahabat, saya berusaha datang lewat Jalan Genteng, sudah disiapkan motor karena kaki saya ga bisa naik, tapi akhirnya gak jadi,” terangnya.

Pengakuan Dhani tidak tahu bila kata-kata idiot masuk dalam vlog yang diunggah di Intagramnya. Dia menduga jika video tersebut hanya berdurasi 30 detik, ternyata 60 detik.

“Saya mengira kata-kata idiot itu tidak masuk video. Tapi video itu sudah diunggah di Instagram,” ucap Dhani.

Hakim Ketua R Anton Widyopriyono menunda sidang pada Kamis, 11 April 2019 dengan agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). "Sidang saya tutup,” tutupnya sambil mengetok palu tiga kali.

Baca Juga

loading...