Agus Rahardjo Berharap Pansel Pimpinan KPK Bekerja Transparan

Hari Istiawan

Reporter

Hari Istiawan

Jumat, 17 Mei 2019 - 23:12

JATIMNET.COM, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap sembilan orang panitia seleksi (pansel) pimpinan KPK 2019-2023 yang baru ditetapkan Presiden Joko Widodo bekerja secara transparan.

" Kan kerja harus transparan, tiap tahapan transparan, yang melamar berapa, proses apa saja. Saat diwawancara pansel di Setneg kan terbuka untuk umum. Jadi ya harapan kami ke pansel seperti itu. Pada waktu 'fit and proper test' oleh DPR juga terbuka untuk umum," kata Agus, Jumat 17 Mei 2019.

Agus juga mengharapkan agar pimpinan KPK selanjutnya tetap independen dan bisa bisa mempercepat dua sisi, baik pencegahan maupun penindakan.

BACA JUGA: KPK Periksa Agus Martowardojo dalam Kasus KTP Elektronik

Menurutnya, dua sisi itu pencegahan harus terus menerus, harus makin banyak melibatkan instansi masyarakat, NGO, dan lain-lain tetapi kemudian penindakan tak boleh kendor tak boleh reda terutama "asset recovery" (pemulihan aset).

Sementara itu dalam kesempatan sama, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengharapkan agar pansel pimpinan KPK yang baru ditetapkan itu dapat bekerja profesional, mempunyai integritas, dan paham tentang hukum terutama masalah korupsi.

"Lucu kalau artinya memberantas korupsi tetapi tidak paham. Saya yakin banyak aspek yang digali karena lima pimpinan (KPK) dari berbagai latar belakang terwakili misal dari penyidik, auditor, penegak hukum," ucap Alexander.

BACA JUGA: Politik Balas Budi Jadi Pintu Masuk Korupsi

Menurut dia, pemberantasan korupsi harus memperhatikan hal tersebut di mana ada keterwakilan dari beberapa eleman masyarakat maupun lembaga.

"Saya rasa pemberantasan korupsi memperhatikan hal itu. Ada keterwakilan beberapa elemen masyarakat atau lembaga dalam rangka pemberantas korupsi, baik penindakan atau pencegahan. Dari akademisi, masyarakat ada, saya kira harus ada keterwakilan itu," kata Alexander.

Untuk diketahui pimpinan KPK yang terdiri dari Agus Rahardjo, Basaria Panjaitan, Laode M Syarif, Saut Situmorang, dan Alexander Marwata akan berakhir masa jabatannya pada 21 Desember 2019.(ant)

Baca Juga

loading...