Senin, 22 June 2026 10:35 UTC

BPBD Kabupaten Probolinggo saat mendistribusikan air bersih ke warga di Dusun Krajan RT 06 RW 01 Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces. Foto: Zulafif
JATIMNET.COM, Probolinggo – Sebanyak 123 warga dari 30 kepala keluarga (KK) di Dusun Krajan RT 06 RW 01, Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat terganggunya distribusi PDAM selama sekitar 15 hari terakhir.
Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo untuk segera menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak pada Senin, 22 Juni 2026.
BPBD Kabupaten Probolinggo mendistribusikan 5.000 liter air bersih menggunakan satu unit truk tangki melalui Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB).
Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, seperti memasak, mandi, dan mencuci.
BACA: Dampak Tambang dan Deforestasi, Banjir Bandang Menghantui Tuban
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah penanganan setelah menerima laporan mengenai terganggunya layanan PDAM di wilayah tersebut.
“Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," ujarnya.
Setelah menerima laporan tersebut, petugas segera melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak gangguan distribusi.
Menurut Oemar, BPBD Kabupaten Probolinggo akan terus memantau kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi hingga layanan PDAM kembali normal.
BACA: 11 Desa di Ponorogo Berpotensi Kekeringan saat Kemarau Mendatang
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih yang tersedia secara bijak. Apabila kondisi ini masih berlanjut, BPBD siap melakukan distribusi lanjutan sesuai kebutuhan dan hasil asesmen di lapangan,” jelasnya.
Warga Dusun Krajan menyambut positif bantuan tersebut. Pasokan air bersih dari BPBD dinilai sangat membantu karena selama dua pekan terakhir warga harus mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
"Semoga bantuan ini terus berlanjut, agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan air bersih," ungkap Slamet, warga setempat.
Melalui bantuan tersebut, kebutuhan air bersih warga Desa Tigasan Wetan diharapkan dapat terpenuhi sementara hingga distribusi PDAM kembali berjalan normal.
