2.500 APK Dibersihkan Bawaslu di Masa Tenang

Bawaslu telah membersihkan 2.500 APK saat memsuki hari tenang Pemilu 2019.
Khoirotul Lathifiyah

Minggu, 14 April 2019 - 14:57

JATIMNET.COM, Surabaya – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya telah membersihkan alat peraga kampanye (APK) di sejumlah titik kota. Sedikitnya terdapat 2.500 APK yang meliputi wilayah Surabaya Tengah, Selatan dan Utara.

“Wilayah tengah ini banyak yang sudah dan hampir selesai. Oleh karena itu kami akan menyisir wilayah lainnya,” kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Surabaya Usman saat diwawancarai di Kantor Bawaslu Surabaya, Minggu 14 April 2019.

Berdasarkan pantauan Jatimnet.com, sebanyak 150 petugas diterjunkan yang terdiri atas Bawaslu, Linmas, Satpol PP, kepolisian dan petugas lain, menyisir wilayah Surabaya Utara, Selatan, dan Timur untuk membersihkan APK.

BACA JUGA: Satpol PP Surabaya Akui Minta Bantuan Linmas

Pembersihan tersebut dimulai pukul 11.37 WIB dimulai dari Kantor Bawaslu Kota Surabaya. Selanjutnya Bawaslu menargetkan akan membersihkan kurang lebih 3.500 APK dalam sehari.

Pembersihan APK ini lantaran suah memasuki masa tenang, mulai Minggu 14 April 2019. Atas dasar itulah pihaknya mengimbau parpol untuk melakukan pembersihan APK. Hanya saja sejauh ini banyak parpol yang enggan melakukannya sendiri.

Hal ini diakui Usman yang menganggap banyak parpol maupun caleg pasif dalam berkoordinasi. Sehingga mereka kurang bertanggungjawab dan sadar untuk membersihkannya.

Hingga saat ini hanya 10 sampai 15 persen yang aktif berkoordinasi dengan bawaslu, dengan sadar membersihkan APK sendiri.

BACA JUGA: Bawaslu Jatim Catat 1.000 Pelanggaran Terkait Pemasangan APK

“Harusnya mereka sadar, karena bawaslu memiliki keterbatasan anggota dan tenaga untuk membersihkannya,” katanya.

Ia menjelaskan pihaknya sering mendengar ungkapan parpol maupun caleg yang membiarkan APK-nya terpasang hingga masa tenang karena merasa ada petugas yang akan membersihkan.

Usman juga meminta semua parpol maupun caleg memberi bukti kepada masyarakat, bahwa mereka punya tanggung jawab. Yakni dengan kesadaran membersihkan APK setelah memasangnya.

“Ya sudah, karena ini masa tenang, ada petugas yang membersihkan, mau tidak mau kami yang akan membersihkan. Karena waktu tersisa tiga hari,” pungkas Usman.

Baca Juga

loading...