Logo

JAGA KOTA Diluncurkan, Warga Probolinggo Kini Bisa Laporkan Masalah dari RT hingga Wali Kota

Reporter:,Editor:

Minggu, 08 March 2026 14:26 UTC

JAGA KOTA Diluncurkan, Warga Probolinggo Kini Bisa Laporkan Masalah dari RT hingga Wali Kota

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menghadiri peluncuran JAGA KOTA, sistem digital penampung aspirasi masyarakat yang terintegrasi dari tingkat RT hingga wali kota. Foto: Zulafif

JATIMNET.COM, Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo meluncurkan JAGA KOTA (Jaring Aspirasi Warga Probolinggo Kota), sebuah sistem digital yang dirancang untuk menampung aspirasi, aduan, dan laporan masyarakat secara terintegrasi. Sistem ini menghubungkan jalur komunikasi warga dengan pemerintah mulai dari tingkat RT hingga wali kota.

Melalui platform tersebut, warga kini memiliki sarana resmi untuk menyampaikan berbagai keluhan maupun usulan pembangunan secara lebih cepat, transparan, dan mudah dipantau oleh pemerintah daerah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo, Lucia Aries Yulianto, menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan berbagai unsur lainnya sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan kota.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dunia usaha serta media memiliki peran penting dalam mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Lucia menambahkan, melalui JAGA KOTA pemerintah membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas. Berbagai program komunikasi publik juga terus dikembangkan, termasuk upaya pemberdayaan masyarakat serta penguatan sektor ekonomi kreatif.

"Kehadiran berbagai platform partisipasi dan aduan masyarakat, diharapkan mampu membangun energi positif untuk kemajuan Kota Probolinggo," katanya.

BACA: ‎Jelang Lebaran, Perajin Lampu Hias PVC di Probolinggo Kebanjiran Pesanan hingga ke Luar Negeri

Dalam sistem tersebut, setiap laporan warga akan diproses secara berjenjang sesuai wilayah administrasi. Laporan akan diteruskan mulai dari ketua RT, ketua RW, lurah, camat, perangkat daerah terkait hingga wali kota.

Mekanisme ini memungkinkan pemerintah melakukan pemantauan dan tindak lanjut secara lebih terstruktur, terukur, serta akuntabel.

Melalui program JAGA KOTA, Pemkot Probolinggo ingin membangun tata kelola pemerintahan yang partisipatif, responsif, dan transparan. Sistem ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong dalam format digital di tengah masyarakat.

Jika sebelumnya laporan warga lebih banyak disampaikan secara manual, kini proses penyampaian aspirasi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan terdokumentasi secara rapi.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, mengapresiasi peluncuran inovasi tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan program baru pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan generasi muda dalam proses pembangunan kota.

Cara kerja sistem digital Jaring Aspirasi Warga Probolinggo Kota (JAGA KOTA) dalam menampung aspirasi, aduan, dan laporan masyarakat secara terintegrasi. Foto: Zulafif

“Sejak awal saya bersama Ibu Wakil berkomitmen melaksanakan program pembangunan dengan melibatkan semua pihak," ujar Aminuddin.

Ia menambahkan, pendekatan pentahelix yang melibatkan berbagai unsur memungkinkan pemerintah memperkuat sinergi dengan Forkopimda, komunitas masyarakat, pelaku UMKM hingga investor.

"Ini merupakan kebijakan inklusif untuk mewujudkan kemajuan kota ke depan," jelasnya.

Aminuddin juga berharap ruang publik di Kota Probolinggo dapat dimanfaatkan secara lebih produktif dan inspiratif, terutama oleh generasi muda yang memiliki potensi besar dalam mengembangkan kreativitas.

BACA: Lavender, si cantik yang Jadi Inovasi Kota Probolinggo Cegah DBD

Melalui sistem tersebut, pemerintah berharap masyarakat semakin aktif menyampaikan ide, gagasan, maupun laporan yang dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Kegiatan yang mendapat dukungan dari BAZNAS Kota Probolinggo ini dihadiri perwakilan Forkopimda, anggota DPRD, Ketua TP PKK, Pj Sekda, kepala perangkat daerah, serta para jurnalis.

Sebelum sesi bincang-bincang dimulai, Wali Kota Aminuddin juga meninjau stan Ngabuburit Heppiii yang menampilkan beragam kuliner dan produk industri kreatif karya anak muda Kota Probolinggo.