Logo

PKB Ponorogo Siapkan Muscab 28 Maret 2026, Bidik Kemenangan Pilkada 2029

Reporter:,Editor:

Selasa, 10 March 2026 13:35 UTC

PKB Ponorogo Siapkan Muscab 28 Maret 2026, Bidik Kemenangan Pilkada 2029

Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno (kiri), bersama dengan Bendahara DPW PKB Jawa Timur, M. Sholichul Umam (kanan), saat ditemui di Gedung PGRI Kabupaten Ponorogo. Foto: Gayuh

JATIMNET.COM, Ponorogo – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo mulai mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret 2026. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya penataan organisasi sekaligus penguatan struktur kepengurusan partai di tingkat daerah.

Sekretaris DPC PKB Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menjelaskan bahwa pelaksanaan muscab merupakan agenda nasional yang telah ditetapkan oleh Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) dan diteruskan melalui Dewan Pengurus Wilayah PKB Jawa Timur kepada pengurus di daerah.

“Jadwal muscab sudah ditentukan oleh DPP dan diteruskan oleh DPW. Karena DPC merupakan kepanjangan tangan dari DPP di daerah, maka kami menyesuaikan dengan jadwal tersebut,” kata Kang Wie, sapaan akrabnya, yang juga menjabat Ketua DPRD Ponorogo, Selasa, 10 Maret 2026.

BACA: Harga Cabai di Ponorogo Turun dari Rp130 Ribu, Stok Aman Jelang Lebaran 

Sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan muscab, pengurus di tingkat kecamatan atau Pengurus Anak Cabang (PAC) turut dilibatkan dalam kegiatan sosialisasi dan konsolidasi yang digelar oleh DPW PKB Jawa Timur.

Menurut Kang Wie, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para kader mengenai tahapan serta mekanisme pelaksanaan muscab agar seluruh proses dapat berjalan sesuai dengan aturan organisasi.

“Nanti juga ada sosialisasi mengenai mekanisme pelaksanaan muscab. Pesertanya dari PAC-PAC, sehingga seluruh tahapan dijelaskan secara rinci,” tutur Dwi.

Sementara itu, Bendahara DPW PKB Jawa Timur, M. Sholichul Umam, menegaskan bahwa konsolidasi dengan pengurus di daerah menjadi langkah penting untuk menjaga kekuatan dan soliditas partai.

Ia menambahkan, bulan Ramadan sering dimanfaatkan sebagai momentum untuk bertemu dan menyapa kader hingga tingkat kecamatan, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Setiap Ramadan kami menyapa struktur partai di daerah. Ini bagian dari konsolidasi sekaligus menjaga kedekatan kader dengan masyarakat,” ujar Umam.

Menurutnya, aktivitas politik tidak seharusnya hanya dilakukan saat menjelang pemilu. Para kader di daerah diharapkan tetap aktif hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan.

“Jadi kami menugaskan kepada para DPP seluruh kader Jawa Timur bahwa setiap bahwa agenda politik tidak boleh agenda yang bersifat lima tahunan, jadi kalau disapa pas pilihan saja sudah tidak jaman sekarang ini,” imbuh Umam.

BACA: DPRD dan Pemkab Ponorogo Sepakati KUA-PPAS 2026, Fokus Naikkan PAD Tanpa Bebani Rakyat

PKB juga menargetkan penguatan pengaruh politik di Ponorogo, baik di lembaga legislatif maupun eksekutif. Setelah berhasil menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD Ponorogo, partai tersebut kini mulai menatap peluang untuk meraih kemenangan pada Pilkada 2029.

“Sekarang PKB sudah meraih posisi Ketua DPRD. Kedepan targetnya bisa memenangkan kursi bupati pada 2029,” tegas Umam.