13 Maskapai Cina Tuntut Boeing Bayar Ganti Rugi Triliunan

Dyah Ayu Pitaloka

Selasa, 28 Mei 2019 - 12:12

JATIMNET.COM, Surabaya – Sebanyak 13 maskapai penerbangan di Cina menuntut kompensasi ganti rugi kepada produsen pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, akibat pelarangan terbang serta penundaan pengiriman 737 Max.

Tak tanggung-tanggung, nilai ganti rugi yang dituntut mencapai 4 miliar RMB  atau sekitar Rp 8,3 triliun, dan kemungkinan masih akan terus bertambah.

Maskapai 9 Air yang berkantor pusat di Guangzhou, Provinsi Guangdong, bergabung dengan 12 maskapai Cina lainnya untuk menuntut kompensasi, tulis Sina Weibo, Selasa 28 Mei 2019.

Saat ini, semua maskapai Cina yang mengoperasikan pesawat 737 Max-8 mengajukan gugatan serupa setelah kecelakaan maut yang menimpa pesawat Boeing , terjadi di Indonesia dan Ethiopia.

BACA JUGA: Maskapai Cina dan Norwegia Ajukan Ganti Rugi Pada Boeing

Asosiasi Tranportasi Udara Cina (CATA) menyebutkan, angka kerugian sebesar 4 miliar RMB atas penangguhan pesawat 737 Max hingga Juni, dan kemungkinan nilai tersebut masih akan terus bertambah.

Oleh karena itu, CATA akan mendukung para anggotanya menuntut kompensasi terhadap pabrikan pesawat asal Amerika Serikat itu.

Cina merupakan negara pengguna terbesar pesawat Boeing jenis 737 Max-8. Sebanyak 96 unit pesawat jenis tersebut beroperasi di negara berpenduduk terbanyak itu.

Cina mengklaim sebagai negara pertama yang menangguhkan operasional 737 Max-8 secara komersial, setelah pesawat sejenis itu milik Ethiopian Airlines terjatuh pada bulan Maret lalu hingga menyebabkan 157 orang tewas.

BACA JUGA: Pasca Jatuh, Boeing Tuntaskan Pembaharuan Software 737 Max

Pada Oktober 2018, 737 Max-8 milik maskapai Lion Air jatuh di perairan laut Teluk Karawang, Jawa Barat, dan menewaskan 189 orang di dalamnya.

Selain Cina, sejumlah maskapai di Norwegia sebelumnya juga berencana untuk mengajukan ganti rugi atas masalah yang sama. (ant) 

Baca Juga

loading...