Wisnu Wardhana Mengaji Sebelum Disidang Kasus Korupsi

M. Khaesar Januar Utomo

Senin, 13 Mei 2019 - 17:55

JATIMNET.COM, Surabaya – Sidang Peninjauan Kembali (PK) Wisnu Wardhana yang kasusnya telah divonis Mahkamah Agung terkait dugaan korupsi pengalihan aset PT Panca Wira Usaha Jatim (BUMD) dengan kerugian kurang lebih 11 miliar digelar di PN Tipikor Surabaya, Senin 13 Mei 2019.

Sebelum sidang, Wisnu yang mengenakan setelan hitam putih terlihat tenang dan duduk di ruang tunggu sembari membaca kitab Alquran. Lembar demi lembar ia rampungkan sebelum akhirnya sidang dimulai di ruang Cakra.

BACA JUGA: Wisnu ajukan PK, Kejati Jatim Siap Hadapi

Usai sidang, kuasa hukum Wisnu Wardhana, M Ma'ruf mengaku pengajuan PK ini karena adanya bukti baru yang didasarkan pada putusan bebas dari Dahlan Iskan.

"Dalam dakwaannya itu ada pasal bersama-sama, jadi kalau Dahlan Iskan bebas klien kami Wisnu Wardhana bisa bebas sehingga kami ajukan PK ini," kata M Ma’ruf, Senin 13 Mei 2019.

SIDANG PK. Wisnu Wardhana usai sidang Peninjauan Kembali di PN Tipikor Surabaya. Foto: Khaesar Glewo

Selain itu, kata dia, ada beberapa dokumen yang disertakan dalam PK sebagai salah satu bahan pertimbangan hakim. Ma'ruf menyerahkan semuanya ke hakim untuk menilai kasus ini seperti apa.

Sementara itu, dari pihak termohon JPU Lilik Indahwati menyebut semuanya sudah diungkapkan dalam persidangan dan memang hak terpidana untuk mengajukan PK. "Kami akan tanggapi dalam persidangan dua minggu lagi," kata Lilik.

BACA JUGA: Akhir Pelarian Wisnu

Wisnu Wardhana sebelumnya dieksekusi oleh Kejari Surabaya setelah adanya putusan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan dirinya terbukti bersalah melakukan korupsi terkait pengalihan aset PT Panca Wira Usaha Jatim (BUMD) dengan kerugian kurang lebih 11 Milyar.

Dalam putusan itu, Wisnu dijatuhkan vonis 6 tahun dengan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan, serta wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 1.566.150.733 subsider 3 tahun.

Baca Juga

loading...