Logo

Warga Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Jombang Harapkan Perhatian Bupati

Reporter:,Editor:

Kamis, 05 February 2026 00:30 UTC

Warga Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Jombang Harapkan Perhatian Bupati

Tini, pemiik warung di Dusun Guyangan, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang sedang memandangi bangunan warung miliknya yang roboh dihantam angin kencang yang menyertai hujan deras, Rabu sore, 4 Februari 2026. Foto: Dini

JATIMNET.COM, Jombang – Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Jombang pada Rabu sore, 4 Februari 2026, dilaporkan tidak menelan korban jiwa.

Meski demikian, kerugian material yang dialami warga terdampak hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB mencapai puluhan juta rupiah.

Nominal sebanyak itu berdasarkan taksiran dari belasan rumah dan infrastruktur lain yang rusak di wilayah Kecamatan Sumobito dan Mojoagung.

Berdasarkan data yang dihimpun, dampak terparah terjadi di Dusun Mojohadi, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito.

Dua rumah mengalami rusak berat, empat kategori sedang, dan 11 unit ringan. Tidak hanya itu, beberapa pohon tumbang dan tembok pembatas hunian warga dilaporkan roboh diterjang angin kencang.

BACA: Jombang Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang, Belasan Rumah Rusak

Sementara, sebuah warung di Dusun Guyangan, Desa Betek, Kecamatan Jombang juga mengalami kerusakan kerusakan.

Hampir seluruh bangunan tempat usaha itu roboh akibat dihantam angin kencang yang menyertai hujan deras.

Tini, pemilik warung mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi begitu cepat. Saat itu, lebih dari sepuluh orang berada di tempat usahanya.

Mayoritas di antara mereka sengaja mampir ke warung untuk berteduh. Mereka merupakan pengendara sepeda motor maupun kendaraan bermotor yang sedang menempuh perjalanan.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian materialnya kalau Rp20 juta ya lebih,” ujar perempuan tersebut.

BACA: Diterjang Hujan Deras Disertai Angin, Surabaya Porak-poranda

Dengan kerusakan warung yang dimiliki, Tini berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang memberikan bantuan. “Harapannya, Pak Bupati (Warsubi) bisa ke sini untuk melihat sendiri kondisi warganya (yang terdampak bencana),” ucapnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang Wiku Birawa Filipe Diaz Quintas mengatakan dampak cuaca ekstrem tersebut tidak hanya terjadi di satu lokasi.

“Wilayah terdampak meliputi Desa Plemahan, Desa Sumobito, dan Desa Kedungpapar di Kecamatan Sumobito. Selain itu, laporan kerusakan bangunan juga masuk dari Desa Betek, Kecamatan Mojoagung,” ujar Wiku, Rabu malam.