Rabu, 04 February 2026 04:01 UTC

Polisi dan tim SAR Gresik mengevakuasi jenazah korban yang tewas terseret arus air selokan di Kota Baru Driyorejo, Rabu, 4 Februari 2026. Foto: Humas Polsek Driyorejo.
JATIMNET.COM, Gresik - Polisi menemukan jenazah Putri Dwi Jumrina Sari, 8 tahun, di aliran sungai Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Rabu, 4 Februari 2026.
Sebelumnya, korban sempat terseret di selokan saat hujan deras mengguyur kawasan Kota Baru Driyorejo, Selasa sore, 3 Februari 2026.
“Evakuasi korban dilakukan oleh tim gabungan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kapolsek Driyorejo Kompol Musihran saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika korban bermain bersama temannya di dekat selokan perumahan KBD, Jalan Permata. Lokasi tepatnya di samping Masjid Miftahul Jannah, Desa Mulung, Kota Baru Driyorejo.
“Pada saat kejadian sekitar pukul 16.30 WIB, cuaca sedang hujan deras. Korban bermain di dekat selokan bersama temannya, kemudian terpeleset dan jatuh ke dalam selokan yang alirannya cukup deras,” ujar Musihran.
BACA: Diduga Terpeleset, Seorang Balita di Probolinggo Hilang di Sungai Bayeman
Saksi mata dalam kejadian tersebut adalah Hasbi Abdilah Saka, 8 tahun, teman bermain korban yang juga warga Desa Mulung. Menurut keterangan saksi, korban terseret arus air selokan yang mengarah ke aliran sungai desa.
“Setelah korban terjatuh dan terseret arus, saksi langsung memberitahukan kepada orang tua saksi. Kemudian, diteruskan ke orang tua korban dan dilaporkan ke pihak kepolisian,” jelas Musihran.
Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Driyorejo langsung mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan pencarian.
Proses evakuasi melibatkan personel Polsek Driyorejo, Koramil Driyorejo, BPBD Kabupaten Gresik, Basarnas, Satpol PP Kecamatan Driyorejo, serta relawan.
“Saat itu, kami langsung melakukan pencarian korban bersama BPBD dan relawan,” kata Kapolsek Driyorejo.
BACA: Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Pait Jombang, Orang Tua Diimbau Jaga Anak-Anak
Pencarian korban sempat dilakukan hingga malam hari dengan menyisir aliran sungai sejauh kurang lebih 2 hingga 3 kilometer. Namun, hingga Selasa malam, korban belum ditemukan.
"Dan saat pencarian hari kedua, alhamdulillah kami berhasil menemukan jenazah korban dan langsung dibawa ke puskesmas terdekat," jelasnya.
Kapolsek Driyorejo meminta kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat kondisi cuaca hujan deras.
“Kami mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, agar tidak membiarkan anak-anak bermain di dekat selokan, sungai, atau saluran air saat hujan deras karena sangat berbahaya,” pungkasnya.
