Kamis, 05 February 2026 00:00 UTC

Warga Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang berada di antara puing rumah yang baru ambruk akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang, Rabu sore, 4 Februari 2026. Foto: Dini
JATIMNET.COM, Jombang – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Jombang mengakibatkan belasan rumah rusak, Rabu sore, 5 Februari 2026.
Kerusakan sebagai dampak bencana hidrometeorologi ini terjadi di dua wilayah kecamatan, yakni Sumobito dan Mojoagung. Kerusakannya mayoritas pada bagian atap setelah terhempas angin dengan kategori berat, sedang, dan ringan.
Berdasarkan data yang dihimpun, dampak terparah dari peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu berada di Dusun Mojohadi, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito.
Dua rumah mengalami rusak berat, empat kategori sedang, dan 11 unit ringan. Tidak hanya itu, beberapa pohon tumbang dan tembok pembatas hunian warga dilaporkan roboh diterjang angin kencang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang Wiku Birawa Filipe Diaz Quintas mengatakan dampak cuaca ekstrem tersebut tidak hanya terjadi di satu lokasi.
“Wilayah terdampak meliputi Desa Plemahan, Desa Sumobito, dan Desa Kedungpapar di Kecamatan Sumobito. Selain itu, laporan kerusakan bangunan juga masuk dari Desa Betek, Kecamatan Mojoagung,” ujar Wiku, Rabu malam.
Ia menambahkan, petugas BPBD bersama perangkat desa dan warga setempat telah melakukan kerja bakti membersihkan puing bangunan. Upaya mengevakuasi pohon tumbang yang menutup akses jalan juga telah dijalankan hingga Rabu malam.
“Hingga saat ini, tim reaksi cepat masih melakukan pendataan dan rekapitulasi total kerugian materiil untuk penanganan lanjutan,” pungkasnya.
