Underpass Kurangi Antrean Kendaraan di Bundaran Satelit

Khoirotul Lathifiyah

Sabtu, 1 Juni 2019 - 09:49

JATIMNET.COM, Surabaya - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan operasional underpass Satelit Jalan Mayjend Sungkono bisa mengurangi antrean kendaraan di kawasan itu.

”Dengan adanya underpass ini bisa mengurangi 51,4 persen panjang antrian pada simpang bundaran satelit. Sehingga kemacetan otomatis juga berkurang di kawasan tersebut,” ujarnya.
 
Menurut Irvan, sebelum ada underpass dan overpass, untuk menuju Jalan HR Muhammad dari Jalan Mayjend Sungkono, dibutuhkan waktu 10 menit. Namun, dengan adanya underpass hanya membutuhkan waktu 2 menit.

BACA JUGA: Risma Luncurkan Underpass Bundaran Satelit Jalan Mayjend Sungkono

“Sebelumnya terdapat 4 titik simpang, namun setelah ada underpass hanya ada 2 simpang. Karena titik simpang berkurang, maka jumlah Traffic Light (TL) juga berkurang. Sehingga waktu tempuh juga berkurang,” kata Irvan.

Ia mengatakan Dishub Surabaya juga telah menerapkan konsep manajemen dan rekayasa lalu lintas operasional kawasan underpass Satelit Jalan Mayjend Sungkono tersebut. Pelebaran telah dilakukan di Jalan Mayjend Sungkono dan Jalan Mayjend HR. Muhammad untuk memberikan ruang Oprit Jalan Masuk Kendaraan menuju underpass.

“Tujuannya agar tidak terjadi antrean kendaraan yang hendak melalui underpass maupun overpass,” imbuhnya.

BACA JUGA: Risma Optimistis Underpass PTC Bisa Diresmikan pada HJKS

Selain itu, Dishub Surabaya juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di overpass jalur sisi barat pergerakan utara – selatan dan jalur sisi timur, pada pergerakan selatan – utara. Selain rekayasa lalin, Irvan menyebut, pihaknya juga telah memasang empat buah titik kamera CCTV di lokasi tersebut.

“Ini dapat menghemat waktu masyarakat, waktu untuk antre dan perjalanan. Orang yang mungkin dulu mencapai Jalan Adityawarman 5 menit, menjadi 2 menit. Kami akan mengevaluasi efektivitas underpass selama seminggu ke depan,” jelasnya.
 
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan pada 2020 mendatang pemkot merencanakan untuk membangun underpass di daerah Dolog Jemursari.

BACA JUGA: DKRTH Tambah Taman di Proyek Underpass Bundaran Satelit

Pihaknya masih menungguk kajian dari beberapa tim. "Nah ini akan kami kaji dulu dan tanyakan kepada investor mau apa tidak. Ya saya koordinasi dulu sama teman-teman," katanya.

Seperti diberitakan Pemkot Surabaya telah menyelesaikan proyek underpass bundaran satelit Mayjend Sungkono yang sudah dibuka sejak Jumat 13 Mei 2019 lalu. Underpass ini diharapkan bisa mengurai kemacetan yang sering terjadi di kawasan Surabaya Barat.

Saat peluncurannya pada Jumat 31 Mei 2019, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan underpass ini untuk memecah lalu lintas di bundaran satelit, karena Surabaya Barat berkembang secara pesat. "Sehingga banyak traffic dari wilayah ini," kata Risma.

Baca Juga

loading...