Orangutan diberi susu campur pil alergi agar tertidur.

Turis Rusia Selundupkan Orangutan dalam Keranjang Rotan

Dyah Ayu Pitaloka

Senin, 25 Maret 2019 - 11:10

JATIMNET.COM, Surabaya – Andrei Zhestkov, turis berkebangsaan Rusia, ditangkap di Bandara Denpasar, Bali, setelah ketahuan menyimpan seekor orangutan berusia dua tahun, di dalam bagasinya.

Petugas juga menemukan dua tokek dan lima kadal, dalam tas kopernya. Semua satwa ditemukan dalam kondisi hidup, dilansir dari Foxnews, Minggu 24 Maret 2019.

Orangutan ditemukan dalam kondisi terbius obat, di dalam keranjang yang terbuat dari rotan.

Upaya Zhestkov terbongkar, ketika barang milik turis berusia 27 tahun itu, melewati sensor x ray di bandara, kata Ketut Catur Marbawa, agensi konservasi dari Bali.

BACA JUGA: Warganet Galang Petisi Tindak Tegas Penembak Orangutan "Hope"

“petugas imigrasi juga menemukan pil alergi, dua tokek dan lima kadal, dalam koper Zhestkov,” kata Ketut.

Berdasarkan pengakuan Zhetskov kepada petugas setempat, turis itu telah memberikan pil alergi dicampur susu kepada orangutan.

Campuran itu menyebabkan, satwa yang dilindungi itu pingsan hampir tiga jam. Ia berencana menambah dosis pilnya, ketika transit di Seoul.

Zhetskov mengaku, mendapatkan orangutan sebagai pemberian dari temannya, yang juga berkebangsaan Rusia. Temannya, membeli orangutan seharga USD 3000, atau sekitar Rp 42 juta.

BACA JUGA: Jaksa Agung AS Terima Laporan Investigasi Dugaan Kolusi Trump-Rusia

Dikatakan Ketut, pelaku menyelundupkan orangutan, lantaran mendapat informasi dari temannya, bahwa orangutan boleh dibawa ke Rusia, sebagai hewan peliharaan.

Orangutan adalah satwa liar yang ndilindungi dan terancam punah. Zhetskov terancam pidana penjara maksimal lima tahun, bila terbukti bersalah.

Satwa itu, kini berada di tangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bali.

Baca Juga

loading...