Tujuh Pasien RSJ Menur Salurkan Hak Pilih

M. Khaesar Januar Utomo

Rabu, 17 April 2019 - 14:18

JATIMNET.COM, Surabaya – Sebanyak tujuh pasien dengan gangguan jiwa di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur menyalurkan hak pilih dalam Pemilu 2019. Proses pemberian suara bagi pasien RSJ Menur ini yang pertama kali.

Tujuh pasien ini memberikan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) keliling di TPS 1 Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng Surabaya, Rabu 17 April 2019 sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepala Bidang Penunjang Medik RSJ Menur, dr Yulius Effendi menegaskan bahwa sejauh ini pasien dengan gangguan jiwa belum pernah dilibatkan dalam proses penyaluran hak suara pada pemilihan sebelumnya.

BACA JUGA: Pengungsi Syiah Sampang di Sidoarjo Bisa Gunakan Hak Pilihnya

“Ada kriteria yang telah ditetapkan KPU bagi pasien RSJ Menur,” kata Yulius Effendi kepada awak media di sela pencoblosan.

Yulius Effendi menerangkan RSJ Menur telah menyiapkan beberapa kelengkapan pasien seperti KTP atau pengenal lainnya. Sebab banyak pasien RSJ Menur yang berasal dari luar kota, dan beberapa di antaranya tidak memiliki kartu identitas. Sehingga tidak bisa dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Adanya kesempatan menyalurkan hak pilih direspon RSJ Menur dengan mendaftarkan 200 orang dalam DPT. Namun setelah diseleksi KPU tersisa 65 pasien yang lolos.

BACA JUGA: Ada Skuat Avengers Amankan TPS di Kota Pahlawan Surabaya

Seleksi kembali dilakukan dan menghasilkan 34 pasien yang memiliki tingkat koknisi cukup baik. Jumlah itu berdasarkan rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PDSKJI).

Jumlah tersebut kembali didaftarkan ke KPU Surabaya untuk dapat masuk dalam DPT. Namun dalam prosesnya hanya tujuh pasien yang memiliki kelengkapan sesuai ketentuan KPU.

Menurut Yulius, pemilihan pasien yang masuk dalam DPT pada Pemilu 2019 ini ada beberapa kategori, salah satunya tidak berbahaya. ”Pasien lebih bisa berperilaku sesuai norma-norma umum di masyarakat,” Yulius menutup obrolan.

Baca Juga

loading...