
Reporter
Agus SalimSenin, 14 Juni 2021 - 13:40
Editor
Ishomuddin
PELATIHAN. Pembukaan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa yang dibuka Bupati Gresik, Senin, 14 Juni 2021. Foto: Agus Salim
JATIMNET.COM, Gresik – Pentingnya peningkatan kapasitas dan sumber daya manusia (SDM) pada aparatur pemerintahan desa (pemdes), Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Gresik menggelar pelatihan, Senin, 14 Juni 2021.
Pelatihan peningkatan kapasitas aparatur Pemerintah Desa se-Kabupaten Gresik digelar di Hotel Aston Inn GKB itu dibuka langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi anggota Forkopimda Gresik.
Dalam sambutannya, Gus Yani mengapresiasi kegiatan pelatihan tersebut dan berharap pemerintahan desa bisa harmonis dan saling melengkapi dengan mewujudkan tim kerja yang baik untuk memajukan desa.
"Saya minta semua unsur desa mulai kepala desa dan perangkat aparaturnya, BPD, dan komponen lain guyub (kompak) bersatu untuk membangun desa dan menyejahterakan masyarakat," katanya.
BACA JUGA: Melek Hukum, Kejari Gresik Warning Kepala Desa Kembalikan Dana Desa
Menurutnya, salah satu yang menjadi konsentrasi negara saat ini adalah berpikir untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) aparatur yang juga menjadi prioritas demi memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,
Pentingnya penataan SDM pemerintah desa, perampingan birokrasi, dan percepatan pelayanan butuh lompatan di era yang penuh tantangan, terlebih dalam suasana pandemi Covid-19 yang belum usai.
"Momentum ini agar dimanfaatkan dengan baik. Jangan hanya sekadar menggugurkan kewajiban dan harus ada hasil yang dicapai dalam peningkatan SDM untuk perbaikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Selain itu, Bupati juga berpesan kepada para kepala desa dan aparaturnya agar harus banyak berinovasi, visi kreativitas tinggi, dan berkreasi, tidak mengulang program lama tanpa ada kemajuan.
Pada kesempatan itu, Gus Yani juga berpesan kepada AKD agar ke depan dalam melaksanakan kegiatan tak hanya berkutat di Gresik daratan saja, namun sesekali dilakukan di Pulau Bawean.
Pada akhir sambutannya, Gus Yani meminta kepada para kepala desa dan aparaturnya terus disiplin dan menegakan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dan berdoa agar Covid-19 cepat sirna.
Sementara itu, Ketua AKD Gresik Nurul Yatim menyatakan AKD sangat mendukung program Bupati Gresik dan siap mengawal program-program Bupati yang tertuang dalam Nawa Karsa. “Kami siap menyukseskan program tersebut,” katanya.
BACA JUGA: Korupsi Dana Desa untuk Pilkades, Mantan Kades di Gresik Ditahan
Pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa yang diikuti kepala desa se-Kabupaten Gresik dan perangkatnya itu diikuti total 990 kepala desa, sekretaris desa, dan bendahara dan berlangsung selama 13-30 Juni 2021.
"Mengingat situasi pandemi Covid-19 masih berlangsung, pelatihan dilakukan bergelombang. Masing-masing gelombang diikuti 54 kades, sekretaris, dan bendahara," ujarnya.
Pematerinya mulai dari Bupati Gresik, Ketua DPRD Gresik, Kejaksaan Negeri Gresik, Polres Gresik, dan Inspektorat. Materinya seputar pemerintahan desa hingga penggunaan anggaran mulai perencanaan program, penggunaan anggaran, pertanggungjawaban, dan pengawasan.
"Pelatihan diharapkan bisa memberikan ilmu baru bagi kepala desa dan aparaturnya, pemerintahan desa bisa berjalan baik, harmonis, dan tak ada persoalan hukum. Kami minta semua peserta memanfaatkan dengan baik," ujarnya.