Tiga Manfaat Meditasi Bagi Manusia

Hari Istiawan

Kamis, 4 April 2019 - 10:46

JATIMNET.COM, Surabaya – Para peneliti mengungkap beberapa manfaat meditasi bagi kesehatan tubuh dan jiwa. Setidaknya ada tiga manfaat meditasi yang ditulis Medicalnewstoday.com.

1. Ketahanan terhadap stres

Meditasi sangat memungkinkan untuk untuk menghilangkan stres yang menumpuk setiap hari akibat tekanan pekerjaan atau keluarga.

Sebuah studi yang peneliti lakukan terkait dengan Pusat Kesehatan dan Prestasi dalam Pendidikan di San Francisco, CA, yang dilakukan tahun lalu menegaskan bahwa orang yang berlatih meditasi transendental dilaporkan minim stres di tempat kerja daripada rekan yang tidak bermeditasi.

Selama meditasi transendental, biasanya, seseorang berfokus pada dan mengulangi mantra-kata, suara, atau frasa khusus-yang dimaksudkan untuk membantu pikiran menjadi tenang.

Meditasi, bersama yoga, meningkatkan ketahanan stres dengan meningkatkan kadar faktor neurotropik yang diturunkan dari otak, protein yang melindungi kesehatan sel saraf dan membantu mengatur proses metabolisme.

BACA JUGA: Kekurangan Vitamin D Mempengaruhi Kesehatan Otak

2. Peningkatan kontrol diri

Meditasi tidak hanya bisa meningkatkan ketahanan seseorang terhadap faktor stres, tetapi juga kesehatan mental secara keseluruhan.

Sebagai contoh, satu studi melihat efek mindfulness pada wanita yang mengalami depresi, kecemasan, dan perubahan suasana hati setelah menopause.

Para penulis menemukan bahwa praktik ini membantu para peserta meminimalkan efek dari gejala emosional dan psikologis ini.

"Tujuan pada saat-saat penuh kesadaran bukanlah untuk mengosongkan pikiran tetapi untuk menjadi pengamat aktivitas pikiran sambil bersikap baik pada diri sendiri," kata penulis utama studi tersebut, Dr. Richa Sood.

"Langkah kedua," lanjutnya, "adalah membuat jeda. Ambil napas dalam-dalam dan amati ruang, pikiran, dan emosi seseorang tanpa menghakimi. Ketenangan yang dihasilkan membantu mengurangi stres."

Robert Wright, seorang penulis dan mantan dosen tamu di University of Princeton di New Jersey, berpendapat bahwa ada alasan yang jelas mengapa perhatian dan praktik meditasi memungkinkan seseorang untuk melawan kecemasan dan gangguan mood lainnya.

Selai itu, meditasi juga bisa menjadi senjata melawan kecanduan. Penelitian menunjukkan bahwa teknik meditasi dapat membantu seseorang melawan impuls yang tidak membantu dan mendapatkan kontrol diri yang lebih besar.

BACA JUGA: Berpotensi Bahayakan Jiwa, Youtube Larang Postingan Video Prank

Dengan demikian, sebuah studi dari tahun 2015 menemukan bahwa orang yang merokok dapat mengurangi kebiasaan merokoknya setelah mengikuti pelatihan mindfulness.

Mindfulness, penelitian menunjukkan, juga membantu orang yang ingin menurunkan berat badan. "Makan dengan penuh konsentrasi," demikian sebutannya, mengajarkan orang untuk menyadari impuls terkait makan mereka pada saat itu dan benar-benar menyadari sensasi setiap gigitan.

Sebuah studi dari tahun lalu menegaskan bahwa peserta yang menghadiri tiga atau empat sesi kesadaran dapat kehilangan sekitar 6,6 pon (3 kilogram), rata-rata, lebih dari 6 bulan, sementara rekan-rekan yang menghadiri sesi yang lebih sedikit hanya kehilangan sekitar 2 pon (0,9 kilogram), rata-rata.

3. Otak yang lebih sehat

"Meditasi, ketika dilakukan secara teratur, dapat memperbaiki jalur saraf di otak," Dr. Sanam Hafeez, seorang psikolog berlisensi yang berbasis di New York, mengatakan kepada MNT.

"Studi menunjukkan bahwa bermeditasi bahkan 20 menit per hari selama beberapa minggu sudah cukup untuk mulai merasakan manfaatnya," jelasnya.

Memang, banyak penelitian telah menemukan bahwa meditasi juga dapat membantu menjaga kesehatan otak dan neuroplastisitas - kapasitas sel-sel otak untuk membentuk koneksi baru.

Dalam satu penelitian, para peneliti mengikuti 60 orang, yang merupakan meditator berpengalaman, selama 7 tahun. Para peneliti menemukan bahwa para peserta tidak hanya melihat peningkatan ketahanan stres tetapi juga konsentrasi yang lebih baik.

BACA JUGA: Soal Pemilih Gangguan Jiwa, Ini Kata KPU Surabaya

Manfaat ini, kata para peneliti, bertahan untuk waktu yang lama, dan orang-orang yang bermeditasi paling sering tidak menunjukkan masalah konsentrasi yang datang seiring bertambahnya usia.

Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2017 di jurnal Mindfulness juga menemukan bahwa meditasi mindfulness, bersama dengan jenis latihan yoga, dikaitkan dengan fungsi eksekutif yang lebih baik dan peningkatan kekuatan.

Dan praktik-praktik ini sebenarnya dapat mengurangi risiko demensia, menurut sebuah studi dari Journal of Alzheimer's Disease. Penulis seniornya, Dr. Helen Lavretsky, bahkan melangkah lebih jauh dengan menyarankan bahwa "latihan yoga dan meditasi yang teratur bisa menjadi solusi sederhana, aman, dan murah untuk meningkatkan kebugaran otak Anda."

Baca Juga

loading...