Tebing Piket Nol Longsor, Jalur Selatan Lumajang-Malang Ditutup

David Priyasidharta

Kamis, 21 Maret 2019 - 11:58

JATIMNET.COM, Lumajang - Tebing longsor menutup akses jalur selatan yang menghubungkan kabupaten Lumajang dan Malang, Kamis 21 Maret 2019. Peristiwa ini terjadi di kilometer (KM) 57 di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

"Hujan dengan intensitas tinggi selama tiga hari mengguyur kecamatan Candipuro menyebabkan kawasan tebing Piket Nol yang tanahnya gembur tidak mampu menahan air, sehingga terjadi longsor," kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo di Lumajang.

Menurutnya, kondisi kontur tanah yang labil di sepanjang tebing di jalur Piket Nol memang rawan longsor dan ada sejumlah titik yang sudah dipetakan oleh BPBD Lumajang yang dinilai rawan longsor. "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena tidak ada kendaraan yang melintas saat tebing ini longsor," katanya.

BACA JUGA: 1.300 KK Warga Kota Jayapura Terdampak Banjir dan Longsor

Wawan mengatakan jalur yang menghubungkan kabupaten Lumajang - Dampit Malang ditutup total sejak pukul 01.30 WIB karena material longsor menutup seluruh badan jalan.

Menurutnya, timbunan tanah longsor tercatat setinggi 5 meter, dengan panjang 20 meter, dan lebarnya 6 meter. BPBD Lumajang kemudian berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan longsor karena dibutuhkan alat berat untuk membersihkan material longsor dari akses jalan.

"Kami mengimbau masyarakat tidak melalui jalur Piket Nol dulu dan menggunakan jalur alternatif lain karena petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana BPBD Lumajang bersama sejumlah pihak masih membersihkan material longsor," katanya.

BACA JUGA: BPBD Bojonegoro Minta Waspadai Banjir dan Tanah Longsor

Polres Lumajang juga telah mengirimkan anggotanya yang tergabung dalam satgas siaga bencana untuk mempercepat proses pembersihan material longsor dan pihak TRC PB BPBD kabupaten Lumajang juga mengirimkan dua alat berat sekaligus agar mempercepat proses pembersihan jalan tersebut.

"Satgas siaga bencana sejak pagi tadi telah dikirim untuk membantu pembersihan material longsor di jalur Piket Nol untuk membantu rekan-rekan yang telah berada di lokasi bekerja sama dengan TRC PB BPBD Lumajang dan TNI," kata Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Ia berharap secepatnya jalur tersebut dapat digunakan kembali karena merupakan jalur yang menghubungkan dua kabupaten, sehingga dikhawatirkan dapat menghambat perekonomian warga setempat.

BACA JUGA: Longsor Timbun Tiga Rumah di Jember

"Semoga secepatnya jalur tersebut dapat diakses kembali dan semua elemen bahu membahu bekerja, karena material longsoran yang sangat tebal diperkirakan membutuhkan waktu yang lama untuk menyingkirkannya," ujar Kapolres.

Dia mengimbau, para pengguna jalan untuk tidak melintasi jalur tersebut karena pihaknya belum bisa memprediksi kapan jalur Piket Nol dapat diakses kembali.

Ia menyarankan masyarakat yang akan menuju ke Malang menggunakan jalur Ranu Pani, atau lewat jalur Probolinggo jika memang akan keluar wilayah Kabupaten Lumajang. (ant)

Baca Juga

loading...