Minggu, 26 July 2026 11:26 UTC

Tim Inafis melakukan evakuasi jenazah korban bersama Polsek Magersari, Sabtu sore, 25 Juli 2026. Foto: Wanto
JATIMNET.COM, Mojokerto – Seorang sopir truk berinisial M (57), warga Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di dalam kabin truk yang terparkir di Jalan Raya Bypass, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Sabtu, 25 Juli 2026 sekitar pukul 17.30 WIB.
Temuan tersebut berawal dari laporan warga yang menyebut adanya seorang pria diduga meninggal dunia di dalam sebuah truk yang berhenti di tepi jalan. Menerima informasi itu, personel Samapta bersama piket fungsi Polres Mojokerto Kota dan anggota Polsek Magersari segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, Iptu Suhartanto, menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, seorang sopir bernama Ari Suwondo menerima telepon dari rekannya sesama sopir, Abi, yang tinggal di Cilacap, Jawa Tengah.
Abi meminta Ari membantu mencari keberadaan Mugiono karena selama dua hari nomor WhatsApp korban tidak dapat dihubungi.
BACA: Hilang Tiga Hari, Lansia di Mojokerto Ditemukan Lemas di Lahan Tebu
"Berdasarkan informasi lokasi kendaraan yang diperoleh melalui GPS, Ari kemudian menuju lokasi yang berada di Jalan Raya Bypass, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Sesampainya di lokasi, ia mendapati truk bernomor polisi Z 9041 HJ terparkir di pinggir jalan," ujar Iptu Suhartanto.
Saat memeriksa kondisi kendaraan, Ari menemukan korban berada di dalam kabin truk dalam posisi tengkurap dan sudah meninggal dunia.
Petugas kepolisian yang menerima laporan kemudian melakukan olah TKP sebelum mengevakuasi jasad korban menggunakan ambulans PMI Kota Mojokerto ke RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Evakuasi dilakukan untuk kepentingan pemeriksaan medis dan visum et repertum.
Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya, yakni diabetes dan gangguan jantung.
BACA: Ribuan Warga Serbu Penjualan Sepatu dan Sandal Murah di Mojokerto
Selama proses penanganan, Perwira Pengawas (Pawas) Polres Mojokerto Kota Iptu Basoni, SH, bersama Pamapta Ipda Aditya, personel piket fungsi Polres Mojokerto Kota, dan anggota Polsek Magersari turut berada di lokasi guna memastikan proses evakuasi dan pemeriksaan berjalan sesuai prosedur.
Polisi juga telah menghubungi keluarga korban untuk menyampaikan kabar duka tersebut. Pihak keluarga telah menerima informasi mengenai meninggalnya korban.
Polres Mojokerto Kota memastikan seluruh penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku guna menjamin proses berlangsung secara profesional, transparan, dan humanis.
