Logo

Hilang Tiga Hari, Lansia di Mojokerto Ditemukan Lemas di Lahan Tebu

Reporter:,Editor:

Minggu, 26 July 2026 04:00 UTC

Hilang Tiga Hari, Lansia di Mojokerto Ditemukan Lemas di Lahan Tebu

Tim BPBD bersama memberikan pertolongan pertama kepada Suwarni yang telah dievakuasi setelah hilang selama tiga hari, Sabtu malam, 25 Juli 2026. Foto :Wanto.

JATIMNET.COM, Mojokerto – Seorang lansia ditemukan di area lahan tebu Dusun Bancang, Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Sabtu malam, 25 Juli 2026.

Kondisinya lemas setelah menghabiskan tiga hari di alam terbuka sejak dinyatakan hilang pada Kamis siang, 23 Juli 2026.

Lansia tersebut bernama Suwarni, 85 tahun,  warga Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Perempuan tua ini meninggalkan rumah pada Kamis sekitar pukul 13.00 WIB tanpa berpamitan kepada keluarga.

"Korban terakhir kali terlihat berjalan ke arah hutan," ujar Huda, 25 tahun, salah seorang saksi.

Hingga malam hari, Suwarni tak kunjung pulang ke rumah. Keluarga kemudian melaporkan kepergiannya kepada pemerintah desa yang selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan laporan itu, proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), petugas pemadam kebakaran, kepolisian, perangkat desa, relawan, dan keluarga korban.

Tim gabungan melakukan penyisiran di sejumlah titik. Namun, upaya pencarian baru membuahkan hasil di wilayah Dusun Bancang, Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, pada Sabtu sekitar pukul 23.40 WIB.

Lokasi tersebut menjadi fokus pencarian setelah tim gabungan menemukan sehelai sarung yang diduga milik korban. Tak lama kemudian, Suwarni ditemukan di sekitar jalur menuju tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Selanjutnya, korban dievakuasi ke permukiman warga yang berjarak sekitar tiga kilometer dari lokasi penemuan. Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RS Adiyaksa Jatirejo sekitar pukul 00.50 WIB untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Dengan ditemukannya Suwarni, tim gabungan menyatakan operasi pencarian resmi dihentikan.