Kamis, 12 March 2026 06:34 UTC

Petugas saat melakukan pemeriksaan kesehatan kepada sopir dan kru bus. Foto: Zulafif
JATIMNET.COM, Probolinggo – Puluhan sopir bus beserta kru di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, harus menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes psikologi sebelum mengantar pemudik, Kamis, 12 Maret 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengemudi dalam kondisi prima saat membawa penumpang menempuh perjalanan jauh.
Pemeriksaan tersebut melibatkan tim gabungan dari Satlantas Polres Probolinggo Kota, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Dinas Perhubungan Kota Probolinggo, serta pihak pengelola terminal.
Para kru bus, mulai dari sopir, kernet hingga kondektur, mengikuti pemeriksaan secara bergiliran di pos layanan yang disediakan petugas di area terminal.
BACA:Â Cegah Penyalahgunaan, Senpi Anggota Polres Probolinggo Kota Disidak
Petugas melakukan berbagai pengecekan kesehatan, seperti tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, hingga pemeriksaan fungsi jantung dan paru-paru. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi fisik kru bus tetap sehat sebelum melayani perjalanan pemudik selama musim Lebaran.
Selain kondisi fisik, petugas juga mengevaluasi kesiapan mental para pengemudi melalui tes psikologi. Para kru bus diminta menjawab sejumlah pertanyaan secara lisan maupun tertulis untuk mengukur tingkat konsentrasi serta kesiapan mereka saat mengemudi.
Tidak hanya memeriksa kru bus, petugas juga melakukan ramp check terhadap sejumlah armada yang berada di terminal. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum digunakan mengangkut penumpang selama periode mudik.
Dari hasil pengecekan sementara, petugas masih menemukan beberapa armada bus dengan lampu kendaraan yang tidak berfungsi. Temuan tersebut langsung menjadi perhatian agar segera diperbaiki sebelum bus kembali beroperasi.
BACA:Â JAGA KOTA Diluncurkan, Warga Probolinggo Kini Bisa Laporkan Masalah dari RT hingga Wali Kota
Salah seorang calon penumpang, Utlifah, mengaku merasa lebih tenang dengan adanya pemeriksaan terhadap sopir bus sebelum keberangkatan.
“Bagus sekali kalau sopir diperiksa kesehatannya. Penumpang jadi lebih merasa aman karena sopirnya dipastikan sehat sebelum berangkat,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Probolinggo Kota, AKP Marjono, mengatakan dari hasil pemeriksaan awal ditemukan beberapa kru bus yang mengalami tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol yang cukup tinggi.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, beberapa kru bus mengalami hipertensi dan kolesterol tinggi. Kami sarankan mereka menjaga kondisi kesehatan agar tetap fit saat bertugas,” kata Marjono.
Ia menambahkan, puncak arus mudik melalui Terminal Bayuangga diperkirakan terjadi pada H-3 hingga H-1 Lebaran, saat jumlah penumpang meningkat signifikan.
Pihak kepolisian juga mengimbau para penumpang untuk tidak ragu mengingatkan atau melaporkan jika menemukan sopir bus yang mengemudi secara ugal-ugalan di jalan demi menjaga keselamatan bersama.
