Selasa, 28 April 2026 05:00 UTC

Sejumlah driver ojol melakukan sweping kepada pengendara lainnya untuk melakukan aksi, Selasa, 28 April 2026. Foto: Januar.
JATIMNET.COM, Surabaya - Sejumlah massa ojek online (ojol) roda dua dan empat melakukan aksi damai, Selasa, 28 April 2026. Aksi ini juga diwarnai sweeping di antara mereka.
Berdasarkan pantauan Jatimnet.com di lapangan, massa yang turun ke jalan sempat mengakibatkan penyempitan jalur di kawasan frontage road (FR) sisi barat Jalan Ahmad Yani, Gayungan, Surabaya Selasa, 28 April 2026 sejak pukul 09.55 WIB.
Sembari membentangkan spanduk, massa aksi terus melakukan perjalanannya dari Dinas Perhubungan Jawa Timur dan dilanjutkan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Perjalanan massa aksi itu mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Pengaturan arus lalu lintas pun dilakukan.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan pengamanan. Sejumlah personel telah disiagakan di titik-titik jalan yang akan dilalui massa untuk melakukan pengamanan unjuk rasa.
"Pengamanan dilakukan di simpul-simpul jalan yang akan dilalui dari titik kumpul di Bundaran Waru yang akan masuk Kota Surabaya," ungkapnya saat dikonfirmasi.
Mantan Kasubdit Regident Polda Jatim ini menyebutkan, massa unjuk rasa berkumpul di Bundaran Waru (Jalan Ahmad Yani), lalu menuju Dishub Provinsi Jatim, Diskominfo Prov Jatim, Polda Jatim, dan DPRD Jatim.
"Massa akan dilaksanakan pengawalan mulai dari titik kumpul bundaran Waru sampai dengan sasaran lokasi unjuk rasa selanjutnya," ucapnya.
Pihaknya menegaskan juga akan melakukan rekayasa arus lalu lintas bila diperlukan. Seperti di titik lokasi demo kantor DPRD Provinsi Jatim. Nantinya, arus lalu lintas dari Jalan Bubutan menuju ke Jalan Indrapura dialihkan menuju ke Jalan Kebon Rojo.
Kemudian arus lalu lintas dari Jalan Pasar Turi menuju Indrapura dialihkan ke Jalan Bubutan. Sementara, arus lalu lintas dari Jalan Veteran menuju Indrapura dialihkan ke Jalan Stasiun Kota dan Jalan Pahlawan.
