Rabu, 21 January 2026 04:30 UTC

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Mojokerto, relawan, dan Basarnas sedang melakukan pencarian korban di wilayah perairan Sungai Sadar, Rabu, 21 Januari 2026. Foto: Hasan.
JATIMNET.COM, Mojokerto – Seorang pencari kayu menghilang dan diduga tercebur di aliran Sungai Sadar yang masuk wilayah Desa Tinggar Buntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada dini Rabu dini hari, 21 Januari 2026. Hingga kini, korban belum ditemukan.
Korban diketahui bernama Solikin, 41 tahun, warga Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Warga mengetahuinya sering mengambil kayu yang tersangkut di aliran Sungai Sadar.
BACA: Terpeleset dan Tenggelam di Waduk Pulorejo Mojokerto, Bocah 9 Tahun Meregang Nyawa
Sumardi, salah seorang saksi mata mengungkapkan terakhir kali melihat korban pada Selasa malam, 20 Januari 2026. Saat itu, korban membeli rokok di warung milik saksi.
"Saya cari sekitar jam 01.00 tadi sudah tidak ada, sebelumnya beli rokok di warung saya," kata Sumardi.
Kecurigaan korban tercebur ke sungai semakin kuat setelah saksi menemukan sejumlah barang milik korban di sekitar bendungan Sungai Sadar. Salah satunya sepeda motor dengan nomor polisi S 2830 RS. "Saya juga menemukan sandal dan baju di atas bendungan sungai," ujarnya.
BACA: Korban Tenggelam di Sungai Brantas Mojokerto Ditemukan, Begini Kondisinya
Sumardi juga menyebut, aktivitas korban mencari kayu di sungai sudah banyak diketahui oleh warga setempat. Korban juga kerap berada di sekitar aliran sungai pada malam hari. "Orang sini semua sudah tahu kalau dia itu mencari kayu yang tersangkut," tuturnya.
Hingga berita ini ditulis, upaya pencarian terhadap Solikin masih terus dilakukan. Namun, belum membuahkan hasil. "Sampai sekarang belum ditemukan," pungkasnya.
Proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan dan Basarnas. Pencarian dijalankan di wilayah perairan dengan menggunakan perahu karet.
