Sekolah Beri Hadiah Empat Bocah Blitar yang Gemparkan Media Sosial

Yosibio

Reporter

Yosibio

Jumat, 9 Agustus 2019 - 20:57

JATIMNET.COM, Blitar – Kisah kejujuran empat bocah asal Blitar yang sebelumnya menggemparkan media sosial membuat bangga sekolahnya, SMPN 8 Kota Blitar.

Pihak sekolah pun bakal memberikan hadiah kejutan untuk mereka di puncak Hari Ulang Tahun SMPN 8 ke 35 yang digelar pekan depan.

"Kami sangat bangga dengan sikap jujur mereka. Ini menjadi kado indah di Hari Ulang Tahun SMPN 8 ini," kata Kepala Sekolah SMPN 8, Sri Sulostijo Andajani, di kantornya, Jumat 9 Agustus 2019.

BACA JUGA: Kejujuran Empat Bocah Asal Blitar yang Menggemparkan Media Sosial

Sri Sulostijo mengatakan, kejujuran anak-anak didiknya adalah kebanggaan sekolah karena pendidikan karakter yang diajarkan di sekolah bisa dikatakan berhasil dengan baik.

“Sikap mereka bisa menjadi teladan bagi anak-anak didik yang lain,” ujarnya.

Sri mengaku sekolah akan memberikan mereka hadiah dan rencananya akan diberikan di acara puncak HUT ke-35 SMPN 8 Kota Blitar pekan depan. Sri enggan membocorkan apa bentuk hadiahnya karena sifatnya kejutan untuk mereka.

BACA JUGA: Cerita Bibir Sumbing sampai Menggambar Tanpa Jemari, Cara Rizki Raih Mimpi

Sri menjelaskan, pihak sekolah sebenarnya sudah mendengar cerita keempat siswanya yang kisahnya viral di media sosial sejak Rabu 7 Agustus 2019.

“Ada guru yang sudah melihat postingan foto tentang keempat remaja sedang mengembalikan dompet yang ditemukan di pinggir jalan ke pemiliknya di akun Facebook Aris Dwi Cahya Ningrum,” ujar Sri.

Aris Dwi Cahya Ningrum ini merupakan pemilik dompet berisi uang Rp 900 ribu yang ditemukan keempat bocah asal Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Namun, kata Sri, sekolah belum tahu siapa nama keempat siswa itu dan kelas berapa. “Baru kemarin (Kamis) kami tahu nama keempat siswa itu,” katanya.

BACA JUGA: Cerita Pramugari yang Bertugas pada Lebaran, Antar Pemudik tapi Tak Mudik

Keempat siswa tersebut kemudian dipanggil menghadap dewan guru dan diminta bercerita. Travis Hemar Borneo (14), Nur Hamid Hidayat (13), Gattan Mahendra (13), Hevryan Cahya Putra Pratama (12), lalu menceritakan kisahnya secara bergantian.

Dua siswa yang masih berada di sekolah, Travis dan Nur Hamid mengaku tidak menyangka jika sekolah akan memberikan hadiah kepada mereka. Kedua siswa yang berboncengan saat pulang sekolah ini hanya bisa tersenyum saat mengetahui rencana tersebut.

"Ya kami tak tahu akan diberi hadiah apa. Dalam benak kami hanya takut dosa jika saat itu kami ambil uangnya, "ujar Travis sambil berlalu.

Humas SMPN 8 Kota Blitar Winarno menambahkan, di era sekarang ini sikap jujur sudah menjadi barang langka dan sikap tersebut ternyata masih dipegang anak-anak didiknya saat bergaul di masyarakat.

"Saya juga terharu setelah mendengar cerita mereka. Kejujuran yang sekarang ini sudah menjadi barang langka ternyata masih dipegang oleh empat siswa itu,” katanya.

Baca Juga

loading...