Kejujuran Empat Bocah Asal Blitar yang Menggemparkan Media Sosial

Yosibio

Reporter

Yosibio

Jumat, 9 Agustus 2019 - 06:16

JATIMNET.COM, Blitar – Kisah empat sekawan; Travis Hemar Borneo (14), Nur Hamid Hidayat (13), Gattan Mahendra (13), dan Hevryan Cahya Putra Pratama (12), siswa asal Kota Blitar layak jadi teladan. Betapa kejujuran masih tersemat pada generasi muda bangsa ini.

Keempatnya adalah warga Klampok, Sananwetan Kota Blitar. Bermula pada suatu siang, Selasa 6 Agustus 2019, ketika mereka menemukan tas kresek warna merah muda berisi dompet di depan SD Negeri 1 Klampok. Di dalam dompet tersimpan KTP, SIM, dan uang Rp 900 ribu.

“Saya yang pertama menemukan,” kata Travis, Kamis 8 Agustus 2019. Siang hari itu, wartawan menemui empat sekawan ini di rumah orang tua Hevryan.

Menurut dia, awalnya mereka kebingungan dengan temuan ini. Hendak dibawa kemana dompet beserta isinya, hingga mereka sepakat untuk mengembalikan pada pemiliknya.

BACA JUGA: Cerita Bibir Sumbing sampai Menggambar Tanpa Jemari, Cara Rizki Raih Mimpi

Berbekal kartu identitas yang tertera di KTP dan SIM, mereka mencari alamat pemilik dompet, Aris Dwi Cahya Ningrum warga Sentul Kota Blitar. “Kesepakatannya semua dikembalikan,” kata dia.

Alasan utama mengembalikan dompet ke pemiliknya, ia melanjutkan, “Takut dosa.”

Mereka pun pergi ke Sentul dengan mengendarai sepeda kayuh. Meski jarak antara Klampok dan Sentul sekitar 9-10 kilometer, butuh waktu sekitar 1 jam 30 menit untuk menemukan rumah Aris. Sebabnya, mereka harus berputar-putar keliling kampung untuk menemukan rumah. Apalagi nomor rumah di sana tak berurutan.

Di tengah keputusasaan mencari alamat, mereka beruntung bertemu dengan seorang warga yang mengaku tetangga Aris. Rumahnya persis berhadapan. “ Pas ketemu rumahnya nggak ketemu sama orangnya,” katanya.

Setengah jam menunggu, Aris datang. Di depan bocah-bocah itu, pemilik dompet itu mengatakan baru pulang menyusuri jalan yang sebelumnya ia lalui untuk mencari dompetnya. “Orangnya keluar untuk mencari dompetnya yang hilang,” katanya.

BACA JUGA: Cerita Pramugari yang Bertugas pada Lebaran, Antar Pemudik tapi Tak Mudik

INSPIRASI. Tangkapan layar kisah kejujuran empat sekawan yang diunggah di akun Facebook Aris Dwi Cahya Ningrum. Aris berharap kejujuran mereka menginspirasi anak lain.

Kisah bocah-bocah ini menjadi populer setelah Aris membagikan di akun Facebook miliknya. Dilengkapi foto empat sekawan itu, ia menuliskan catatan singkat. “ Ya Allah nak... Ini Real ya.. Dompet saya jatuh dan di dalam ada uang 900 rb... Dan dikembalikan dari Klampok sampai di Sentul PIPP dia ngontel gek panas-panas. Ya Allah nak.. Umur smono kamu jujurmen. Aku Jan terharu."

Sejak diunggah pada Selasa, 6 Agustus 2019 pukul 12.58 WIB, postingan ini telah mendapat lebih 3 ribu emoticon, 464 komentar, dan 1.500 kali dibagikan pengguna hingga Kamis, 8 Agustus 2019 malam.

Jatimnet.com menemui Aris di rumahnya. Meski ber-KTP Sentul, ia tinggal di Minggirsari, Kanigoro Kabupaten Blitar. Ia mengaku terharu dengan kejujuran bocah-bocah itu.

“Semoga aksi yang mereka lakukan (kejujuran) menginspirasi anak-anak lain,” katanya menjelaskan motivasi membagi kisah mereka di media sosial.

Travis mengaku mendapat sejumlah uang imbalan dari Aris. Tapi ia dan ketiga rekannya tak menyangkan kisah dan nama mereka bakal populer di jagad maya.

Baca Juga

loading...