Senin, 10 August 2026 13:00 UTC

Partai Rakyat Indonesia (PRI) gelar acara sosial dalam rangka memperingati HUT ke-1 di Kota Madiun, Senin, 10 Agustus 2026. Foto: Humas PRI Jatim.
JATIMNET.COM, Surabaya – Partai Rakyat Indonesia (PRI) masih mengejar pembentukan struktur organisasi di seluruh Jawa Timur (Jatim).
Sebagai partai yang baru berusia satu tahun, PRI menargetkan kepengurusan terbentuk di 38 kabupaten/kota sebelum memasuki tahapan verifikasi faktual pada Desember 2026.
Ketua DPD PRI Jawa Timur Syaqif Constantin Arsalan mengatakan, saat ini struktur kepengurusan PRI telah terbentuk di 29 kabupaten/kota. Masih ada sembilan daerah yang menjadi pekerjaan rumah partai untuk melengkapi struktur di Jawa Timur.
“Kami berharap seluruh tahapan tersebut dapat berjalan dengan baik sehingga pada awal tahun depan, struktur organisasi PRI di Jawa Timur sudah semakin siap dan solid,” kata Syaqif, Senin, 10 Agustus 2026.
Menurut Syaqif, kelengkapan struktur menjadi fokus utama PRI sebagai partai pendatang baru. Struktur di seluruh daerah diperlukan untuk memperkuat konsolidasi sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi verifikasi faktual.
Setelah struktur kepengurusan lengkap, PRI akan menghadapi tahapan verifikasi faktual yang direncanakan berlangsung pada Desember mendatang.
Verifikasi faktual menjadi tahapan penting bagi PRI untuk memastikan kesiapan organisasi sebagai partai politik yang akan mengikuti Pemilu 2029. Karena itu, konsolidasi di sembilan kabupaten/kota yang belum memiliki kepengurusan terus dikebut.
Penguatan organisasi juga tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten/kota. PRI mendorong kepengurusan menjangkau hingga tingkat bawah agar mesin organisasi dapat berjalan dan komunikasi dengan masyarakat semakin luas.
Syaqif mengakui membangun organisasi politik baru di Jatim bukan pekerjaan mudah. PRI harus membangun struktur sekaligus memperkenalkan identitas partai kepada masyarakat di tengah persaingan politik yang telah diisi partai-partai lama.
Tantangan tersebut membuat PRI tidak hanya mengejar kelengkapan administrasi organisasi, tetapi juga berupaya membangun basis dukungan di masyarakat.
Bidik 13 Kursi DPR RI dari Jatim
Di tengah proses konsolidasi dan persiapan verifikasi faktual, PRI juga mulai memasang target politik untuk Pemilu 2029.
Secara nasional, PRI menargetkan sekitar 50 kursi DPR RI. Khusus Jawa Timur, partai tersebut membidik sekitar 13 kursi DPR RI dan 17 kursi DPRD Provinsi Jawa Timur.
“Kami optimistis dan memiliki target yang cukup besar. Secara nasional, kami menargetkan sekitar 50 kursi DPR RI. Khusus Jawa Timur, kami menargetkan sekitar 13 kursi DPR RI dan sekitar 17 kursi DPRD Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.
Syaqif mengakui target tersebut tidak mudah. Jawa Timur merupakan salah satu wilayah dengan persaingan politik yang ketat dan memiliki basis pemilih yang telah lama menjadi sasaran partai-partai politik.
Sebagai partai baru, PRI harus membangun mesin politik dari awal, mulai dari kelengkapan struktur hingga pengenalan partai kepada masyarakat.
“Kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Politik harus hadir dan dirasakan masyarakat, bukan hanya ketika momentum pemilu,” katanya.
PRI juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam organisasi maupun kontestasi politik. Kalangan milenial dan Generasi Z dinilai memiliki ruang besar untuk ikut membangun partai sekaligus menjadi bagian dari kandidat politik PRI pada Pemilu 2029.
