Logo

RSD dr Soebandi Jember Resmi Jadi Rumah Sakit Pendidikan Dokter Spesialis, Bupati Fawait Bangga

Reporter:

Kamis, 23 April 2026 23:49 UTC

RSD dr Soebandi Jember Resmi Jadi Rumah Sakit Pendidikan Dokter Spesialis, Bupati Fawait Bangga

Bupati Jember, Muhammad Fawait dalam jumpa pers yang digelar di RSD dr Soebandi Jember pada Kamis malam, 23 April 2026. Foto: Faizin

JATIMNET.COM, Jember – RSD dr Soebandi resmi ditetapkan sebagai rumah sakit penyelenggara pendidikan dokter spesialis (hospital base) di Jawa Timur. Penetapan ini menjadi capaian penting dalam pengembangan layanan kesehatan sekaligus pendidikan medis di Kabupaten Jember.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada RSD dr Soebandi.

“Kita bangga hari ini sebagai warga Jember adalah ditunjuknya Rumah Sakit dr Soebandi menjadi salah satu Rumah Sakit di Jawa Timur yang menyelenggarakan pendidikan penyelenggara utama,” kata dia saat acara Pro Gus’e, Kamis malam, 23 April 2026.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor: HK 01.07/111/2026 yang menetapkan sejumlah rumah sakit sebagai penyelenggara hospital base.

BACA: 58 SPPG di Jember Disuspend, Ini Tanggapan Bupati Jember Gus Fawait 

Saat ini, RSD dr Soebandi didukung 160 dokter, terdiri dari 66 dokter spesialis dan 31 dokter subspesialis. Ketersediaan tenaga medis tersebut dinilai menjadi salah satu faktor pendukung utama dalam penunjukan rumah sakit tersebut.

Fawait menjelaskan, di Jawa Timur hanya ada dua rumah sakit yang dipercaya sebagai penyelenggara pendidikan dokter spesialis, yakni RSD dr Soebandi Jember dan RSUD Dr. Soetomo.

“Ini bagi saya membanggakan. Karena tidak semua rumah sakit daerah dipilih oleh pemerintah bahkan ada 228 calon rumah sakit penyelenggara hospital base,” kata dia.

Dalam penilaian nasional, RSD dr Soebandi menempati peringkat kelima dari total 13 rumah sakit penyelenggara hospital base. Capaian tersebut mempertegas posisi Jember dalam pengembangan sektor kesehatan berbasis pendidikan.

Ia menambahkan, masyarakat Jember kini memiliki lebih banyak opsi untuk melanjutkan pendidikan dokter spesialis tanpa harus keluar daerah.

“Kita punya banyak pilihan. Kalau ingin ngambil spesialis bisa di Universitas Jember. Kalau ingin ngambil spesialis ortopedi, mudah-mudahan tahun depan bisa langsung ke Rumah Sakit Daerah Soebandi,” tuturnya.

Dengan status baru ini, RSD dr Soebandi diharapkan mampu meluluskan dokter spesialis secara mandiri. Pemerintah Kabupaten Jember juga akan terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit lainnya, termasuk Balung dan Kalisat.