Lima orang meninggal, enam luka-luka

Rombongan Mahasiswa Universitas Hasyim Asyari Tebuireng Kecelakaan di Nganjuk

M. Khaesar Januar Utomo

Jumat, 26 April 2019 - 19:00

JATIMNET.COM, Surabaya - Sebuah minibus Toyota Hiace yang membawa rombongan mahasiswa Universitas Hasyim Asyari Tebuireng Jombang menabrak truk tronton di Jalan Tol Madiun-Ngajuk, Nganjuk, Jawa Timur, Jumat 26 April 2019. Lima orang meninggal dalam peristiwa kecelakaan yang terjadi di KM 638.400/A itu.  

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan minibus dengan nomor polisi H 1138 VS yang dikemudikan Zuhdi F (24) warga Nganjuk itu akan kembali ke Jombang setelah mengikuti acara di Yogyakarta.

Mobil tersebut mengangkut 10 orang mahasiswa. Dari lima orang yang meninggal seketika di lokasi, empat orang diantaranya adalah mahasiswa dan seorang lainnya sopir minibus. Sedangkan enam orang lainnya mengalami luka-luka. "Lima orang yang luka-luka dilarikan ke RSUD Nganjuk dan RS Bhayangkara Nganjuk," kata Barung.

BACA JUGA: Jumat Legi, Karyawan Pabrik Garmen Probolinggo Kesurupan

Barung mengatakan, sopir diduga dalam keadaan mengantuk saat mengendarai minibus itu, sehingga mobil oleng ke kiri dan menabrak bagian belakang truk tronton yang dimudikan M Khamdi (34) dan kernetnya, Wahyu (30) asal Jepara, Jateng. "Sopir dan kernet truk tidak terluka," ujar Barung.

"Diduga sopir perusahaan travel ini mengantuk lantaran menempuh perjalanan jauh dari Yogyakarta. Kecepatan mobil saat itu diperkirakan 110 kilometer per jam," jelasnya, Jumat 26 April 2019.

BACA JUGA: Heboh di Medsos, Ini Sosok Menang Prabowo Asal Probolinggo

Empat penumpang yang meninggal Badiatul Muawiyah (22), Syamsul Huda (23), Agustina Ningsih (22), dan Sulaimatul Azizah (22). Sedangkan enam korban selamat adalah Nur Irfa Maaliyah (22), Fitriana Dewi (25), Bilqis Fatimatus (22), Miftahul Binti (22), Miftahul Mulya (22), serta Yusuf Yusian (22).

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Bambang S Wibowo mengatakan jalan tol yang mulus dan lebar kerap kali membuat sopir tergoda untuk memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Padahal, kata dia, sopir justru harus meningkatkan kewaspadaannya agar tidak terjadi kecelakaan.

"Jika kondisi lelah akibat perjalanan jauh, sebaiknya berhenti sebentar di rest area," katanya.

Baca Juga

loading...