Logo

Resmikan Jembatan Bubak Mojokerto, Khofifah: Semoga Membawa Manfaat Besar

Reporter:,Editor:

Jumat, 20 February 2026 03:30 UTC

Resmikan Jembatan Bubak Mojokerto, Khofifah: Semoga Membawa Manfaat Besar

Gubernur Jawa TImur Khofifah Indar Parawansa menandatangani prasasti dalam peresmian Jembatan Bubak, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Kamis malam, 19 Februari 2026. Foto: Pemprov Jatim

JATIMNET.COM, Mojokerto - Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto yang sebelumnya putus akibat banjir pada tahun 2024 telah rampung dibangun.

Infrastruktur yang menghubungkan Desa Gondang dengan Desa Kebon Tunggul, Kecamatan Gondang ini telah dioperasionalkan sejak beberapa hari terakhir.

Jembatan tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa yang didampingi Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Kamis malam, 19 Februari 2026.

Jembatan rangka baja ini memilik bentang 65 meter. Kemudian, lebar 6 meter dengan tambahan masing-masing 0,5 meter di sisi kanan maupun kiri dan daya dukung 10 ton.

Jembatan ini dibangun dengan nilai kontrak Rp13.216.000.000. Kini, infrastruktur ini menjadi akses vital penghubung wilayah Gondang dan Desa Kebon Tunggul.

Kehadiran lampu hias turut mempercantik suasana malam, menjadikannya ikon baru sekaligus pusat aktivitas warga dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Bubak merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan Pemerintah Provinsi Jatim melalui dukungan APBD tingkat I.

BACA: Gubernur Khofifah Dorong Pelajar SMK Disabilitas Ikut Program Magang Nasional

Usulan pembangunan sebelumnya disampaikan Bupati Mojokerto dan ditindaklanjuti Dinas PU Bina Marga Jatim. Kemudian, pengecekan lapangan hingga pengerjaan dilakukan dalam waktu relatif cepat.

“Semoga jembatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat sekitar, UMKM, dan sektor lainnya. Ini bukan hanya menghubungkan dua desa, tetapi menjembatani budaya, pendidikan, sosial, ekonomi, serta mobilitas barang dan jasa,” ujar Khofifah.

Khofifah juga berpesan kepada warga di sekitar jembatan agar terus menjaga dan menggunakannya menjadi akses kehidupan sehari-hari.

“Ini milik kita bersama. Tolong dijaga, termasuk kebersihannya, pengaturan di kanan kiri, dan keselamatannya. Kita ingin semuanya aman dan nyaman agar jembatan ini bisa dinikmati dalam jangka waktu lama,” pesannya.

Sejak selesai dibangun, Jembatan Bubak langsung menjadi pusat keramaian. Setiap malam, kawasan sekitar dipadati warga dan pelaku UMKM yang berjualan.

BACA: Khofifah Ajak Produsen Sepatu Awake Mojokerto Ikut Misi Dagang ke Kalsel

Sementara, pengunjung datang untuk bersantai, berbelanja, hingga berswafoto dan membagikannya di media sosial. Kehadiran jembatan ini tak hanya memperlancar konektivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra yang akrab disapa Gus Barra menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jatim.

Ia menjelaskan, sebelumnya di lokasi tersebut hanya terdapat jembatan swadaya masyarakat yang sebatas bisa dilalui sepeda motor.

“Alhamdulillah, jembatan yang dinanti-nanti masyarakat Desa Gondang dan Kebon Tunggul ini akhirnya bisa diresmikan malam hari ini. Terima kasih kepada ibu gubernur atas support luar biasa bagi masyarakat Mojokerto,” kata Gus Barra.