Logo

SPBU Panyepen di Sampang Diduga Layani Pembelian Pertalite Pakai Jerigen

Berdampak Antrean Panjang Pengendara Motor
Reporter:,Editor:

Kamis, 19 February 2026 08:03 UTC

SPBU Panyepen di Sampang Diduga Layani Pembelian Pertalite Pakai Jerigen

Petugas SPBU di Sampang melayani pembelian BBM premium memakai jerigen. Foto: Istimewa/Dokumentasi warga

JATIMNET.COM, Sampang – Aktivitas penjualan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 54.692.10 Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, menjadi sorotan warga. SPBU tersebut diduga tetap melayani pengisian BBM menggunakan jerigen dalam jumlah besar.

Sejumlah warga menilai praktik tersebut berdampak pada antrean panjang pengendara motor yang hendak mengisi BBM. Petugas SPBU terlihat mengisi puluhan jerigen saat kendaraan roda dua mengantre.

Informasi yang dihimpun Jatimnet.com menyebutkan, pengisian Pertalite menggunakan jerigen masih dilayani di SPBU tersebut.

“Waktu itu ada sekitar 20 jerigen diisi BBM Pertalite. Sementara, pengendara motor sampai antre panjang," tutur salah seorang warga yang mengaku sering mengisi BBM di SPBU Panyepen, Kamis, 19 Februari 2026.

BACA: Jalan Beton di Tambelangan Sampang Mulai Retak, Inspektorat Diminta Turun Tangan

Sebagaimana diketahui, Pertalite merupakan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang distribusinya diawasi ketat oleh PT Pertamina (Persero).

Secara ketentuan, pengisian Pertalite menggunakan jerigen hanya diperbolehkan untuk kebutuhan tertentu, seperti nelayan, petani, atau pelaku usaha mikro, dengan syarat menunjukkan surat rekomendasi resmi dari instansi berwenang. Dari sisi keselamatan, penggunaan wadah berbahan logam juga lebih dianjurkan dibandingkan jerigen plastik.

Warga pun mempertanyakan apakah pembelian Pertalite dalam jumlah besar menggunakan jerigen tersebut telah dilengkapi dokumen resmi dan sesuai prosedur.

"Kalau memang resmi dan berizin tidak masalah. Tapi harus diawasi ketat. Jangan sampai disalahgunakan, apalagi jumlahnya besar seperti itu," kata warga asal Kecamatan Jrengik itu.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU Panyepen belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penjualan Pertalite menggunakan jerigen dalam jumlah besar.