Rabu, 18 February 2026 05:00 UTC

Tangkapan layar rekaman CCTV yang menunjukan pelaku menggasak motor. Foto: Warga.
JATIMNET.COM, Mojokerto – Dua kasus pencurian sepeda motor terjadi di Kota Mojokerto pada Senin malam, 16 Februari 2026.
Selain di Perumahan Platinum Regency, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, pencurian juga terjadi di Griya Permata Meri, Blok D1 Nomor 23, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan.
Dari kedua kejadian ini, pelakunya diduga sama. Mereka merupakan komplotan yang terdiri dari tiga orang. Saat datang ke lokasi kejadian mereka sama-sama berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy berwarna putih.
Aksi pencurian juga terekam kamera pengintai atau CCTV. Adapun korban di Griya Permata Meri, Kecamatan Kranggan adalah Chelsia Madhumita, 34 tahun.
Saat beraksi di rumah korban, modusnya sama dengan kejadian sebelumnya. Satu dari tiga pelaku turun dari sepeda dan berjalan perlahan menuju gerbang. Dengan gerak-gerik yang terbilang tenang, pelaku membuka gerbang rumah tanpa menimbulkan suara mencolok.
BACA: Terekam CCTV, Tiga Pria Gasak Vario di Teras Rumah Warga
Pelaku yang mengenakan jaket, celana pendek, serta helm hitam itu langsung menghampiri sepeda motor milik korban, yakni Honda Scoopy bernomor polisi S 6354 VY yang terparkir di teras.
Tanpa membuang waktu, pelaku merusak bagian lubang kunci menggunakan kunci T untuk menyalakan mesin motor.
Aksi tersebut berlangsung sangat cepat. Dalam hitungan kurang lebih satu menit, tepatnya sekitar pukul 23.34 WIB, para pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor milik Chelsia dan melarikan diri dari lokasi kejadian.
Pemilik motor, Chelsia mengatakan, sebelum kejadian dirinya baru saja pulang membeli kebutuhan bayi. Ia mengaku belum sempat mengunci setir motor maupun mengunci gerbang rumah secara sempurna.
“Saat itu, saya baru pulang beli pampers. Motor memang belum saya kunci setir. Gerbang sudah ditutup, tapi belum sempat saya kunci,” ujar Chelsia saat ditemui, Rabu pagi, 18 Februari 2026.
BACA: Warga Gagalkan Curanmor di Mojokerto, Tiga Pelaku Ditahan Polisi
Saat peristiwa berlangsung, ia berada di dalam rumah bersama bayi dan kedua orang tuanya. Ia sempat mendengar suara mencurigakan dari arah teras. Namun, suara tersebut bercampur dengan tangisan bayinya sehingga tidak langsung disadari sebagai aksi pencurian.
“Waktu itu bayi saya sedang menangis. Saya sempat dengar suara dari luar, tapi tidak begitu jelas. Begitu kami sadar dan keluar rumah, pelaku sudah kabur dan tidak terkejar,” pungkasnya.
Atas kejadian ini, ia mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah dan telah melaporkan kejadian ini ke petigas kepolisian Polres Mojokerto Kota.
