Puncak Arus Mudik Bali-Jawa Diperkirakan H-2

Ahmad Suudi

Reporter

Ahmad Suudi

Rabu, 29 Mei 2019 - 08:27

JATIMNET.COM, Banyuwangi - General Manager PT ASDP Ketapang Fahmi Alweni mengatakan puncak arus mudik dari Bali ke Jawa menjelang hari raya Idul Fitri diperkirakan terjadi pada H-2.

Hal itu disampaikannya setelah mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019, di halaman Pelabuhan Ketapang, Selasa 28 Mei 2019.

Fahmi mengatakan angkutan penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, akan melonjak pada H-3 dan mencapai puncaknya pada H-2.

BACA JUGA: Polres Probolinggo Siapkan Empat Pos Mudik dan Penembak Jitu

"Namun puncak tertinggi akan terjadi pada H-2, itu dari Gilimanuk ya," kata Fahmi kepada Jatimnet.

Setelah itu, saat arus balik, kata dia, kepadatan keberangkatan dari Ketapang, biasanya akan terurai. Bahkan setelah masa tugas posko mudik selesai, perjalanan arus balik masih akan mengalir.

"Tapi H+16 itu puncak tertinggi di (keberangkatan arus balik dari) Ketapang," kata Fahmi.

Sementara kondisi H-8 lebaran, kata Fahmi, peningkatan jumlah penyeberangan dari Gilimanuk ke Ketapang sudah dirasakan. Namun peningkatannya belum sebesar dibandingkan jumlah penyeberang di hari biasa.

BACA JUGA: Hadapi Mudik Lebaran, Polres Banyuwangi Siapkan Pengamanan Angkutan Umum

Penyeberangan di Selat Bali memiliki 57 armada kapal. Namun hanya 32 kapal yang beroperasi setiap hari.

Saat puncak arus mudik nanti, diberlakukan juga batas waktu bongkar muat di pelabuhan (port time) dan waktu untuk menyeberang (sailing time) masing-masing kapal.

"Kami kalau dalam kondisi puncak, port time 32 menit, dan sailing time 40 menit," pungkas Fahmi.

Baca Juga

loading...