Polres Probolinggo Siapkan Empat Pos Mudik dan Penembak Jitu

Zulkiflie

Reporter

Zulkiflie

Rabu, 29 Mei 2019 - 06:21

JATIMNET.COM, Probolinggo – Kepolisian Resor Probolinggo menempatkan tiga titik pos pengamanan dan satu titik pos pelayanan kepada para pemudik yang melintasi jalur Kabupaten Probolinggo.

Penempatan pos tersebut disebar guna memberi jaminan kelancaran arus mudik maupun balik Idul Fitri 1440 Hijriyah tahun ini.

“Pos pengamanan itu kami sebar di ruas jalan utama. Tiga titik di Pantura, dan satu titik kami tempatkan di jalur lintas selatan,” kata Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019, Selasa 28 Mei 2019.

BACA JUGA: Dua Pembobol ATM di Probolinggo Diringkus Polisi

Untuk titik di Pantura, pos pengamanan terbagi di dua titik meliputi Jalan Raya Panglima Sudirman, Kraksaan dan Jalan Raya Paiton. Sementara satu titik lainnya, berada di areal obyek wisata Pantai Bentar, di mana merupakan pos pelayanan dan peristirahatan bagi pemudik.

Sementara satu titik di jalur lintas selatan, berada di Jalan Raya Leces atau tepatnya di pintu keluar tol Leces, Kabupaten Probolinggo. Di titik ini ditempatkan pos pengamanan, yang fungsinya mengurai kemacetan saat terjadi peningkatan volume kendaraan. Selain itu, pos ini untuk memberi keamanan bagi para pemudik.

“Sebenarnya empat pos itu untuk menjamin kelancaran, kenyamanan dan keselamatan pemudik. Tiga pos untuk pengamanan dan satu pos pelayanan,” kata Eddwi.

BACA JUGA: Polres Probolinggo Tangkap 432 Pelaku Kriminal Selama Ramadan

Eddwi mengingatkan, agar pemudik berhati-hati dan waspada saat melintas di sejumlah titik rawan kejahatan dan kecelakaan. Sebab di wilayah Kabupaten Probolinggo, terutama di jalur Pantura kerap terjdi kecelakaan lalu lintas.

Jalur Pantura, yang menghubungkan Probolinggo-Situbondo, pemudik akan melintasi Jalan Raya Pajarakan dan Paiton yang dikenal titik rawan kecelakaan. Sedangkan di lintas selatan yang menghubungkan Probolinggo-Lumajang, pemudik akan melintasi Jalan Raya Malasan yang dikenal rawan kejahatan.

Mempersiapkan hal itu, Eddwi mengaku akan menyiagakan penembak jitu. Penembak jitu ini untuk memantau pergerakan begal dan bajing loncat yang kerap beraksi. “Kami siapkan penembak jitu atau sniper, guna menjamin keselamatan pemudik,” Eddwi memungkasi.

Baca Juga

loading...