Pria Probolinggo Ini Punya Nama Hari Libur

Zulkiflie
Zulkiflie

Rabu, 13 Maret 2019 - 17:35

JATIMNET.COM, Probolinggo - Nama merupakan pemberian orang tua, sebagai tanda dan jati diri kita sebagai manusia. Meski menyandang nama tak biasa, seorang warga Probolinggo tetap bangga dengan identitas pemberian orang tuanya.

Ia Hari Libur. Ya, Hari Libur adalah pria lajang berusia 49 tahun, warga RT 5  RW 3 Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran.

Ia mengatakan namanya memang terbilang aneh. Toh, tak sekali pun terbesit keinginannya untuk mengganti nama itu. “Tak apa-apa meski nama saya aneh, karena itu sudah pemberian orang tua,” ujarnya saat ditemui di rumahnya, Rabu 13 Maret 2019.

Menurut dia, Asmad, bapaknya, menamainya dengan Hari Libur karena kelahirannya bertepatan dengan hari libur.

BACA JUGA: Wanita Asal Probolinggo Ketagihan Makan Sabun

Hari kini bekerja sebagai pemulung. Sudah lima tahun terakhir ini, ia blusukan dari kampung ke kampung mencari barang rongsok untuk dijual kembali.

Sebelum menjadi pemulung, Hari bekerja sebagai kenek angkutan umum. Tapi ia mengaku tak nyaman hingga memutuskan memulung benda bekas sebagai sumber rezeki.

"Cari barang rongsokannya biasa di sekitar Kota Probolinggo," katanya.

BACA JUGA: Belasan Warga Ponorogo Jual Harta Benda Hindari Kiamat

Dari pekerjaan itu, Hari biasa memeroleh uang Rp 50 ribu per hari. Bila beruntung, ia bisa dapat Rp 100 ribu.

Selain untuk menghidupi diri, ia menabung sebagian uangnya. Sering pula ia menyisihkan uang untuk membantu biaya hidup kakak kandungnya, Isnaini dan anak-anaknya.

Ia mengatakan rela berbagi penghasilan dengan kakaknya karena selama ini tinggal bersama mereka. “Nanti saat saya sudah tua, merekalah yang akan merawat saya,” katanya.

Ditanya tentang status lajangnya, pria kelahiran 1970 itu mengatakan belum terpikir untuk membangun rumah tangga. Tapi, ia melanjutkan, pernah bertunangan dengan seorang gadis dan putus sebelum berakhir di pelaminan. “Mungkin bukan jodoh. Ya tak apa-apa,” katanya.

Baca Juga

loading...