Minggu, 08 October 2023 13:29 UTC

no image available
JATIMNET, Jombang - Presiden Partai Keadilan Sosial (PKS) Ahmad Syaikhu melakukan safari politik dan menemui para kiai di sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) di Jawa Timur (Jatim). Selain keliling ponpes, Ahmad Syaikhu juga konsolidasi kemenangan PKS dan pasangan bakal calon presidem (bacapres) Anies Baswedan dan bakal wakil calon presiden (bacawapres) Muhaimin Iskandar di Pemilu 2024.
Dalam kesempatan ini, Syaikhu bertemu dengan pengasuh Ponpes Risalah Mambaul Maarif Denanyar Kiai Wahab Khalil dan Gus salam serta sowan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar.
Di hadapan Gus Salam dan KH Wahab Khalil, Ahmad Syaikhu mengaku akan berupaya memenangkan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2024.
"Terima kasih atas penerimaan Gus Salam dan juga Kiai Wahab yang penuh dengan kehangatan dan kekeluargaan," kata Syaikhu dalam rilisnya, Minggu (8/10/2023).
Gus Salam berpesan agar PKS terus melanjutkan kebiasaan silaturahimnya ke pondok-pondok pesantren untuk menemui para kiai.
"Silaturahim ke pondok-pondok pesantren seperti ini harus terus dilakukan," tuturnya.
Gus Salam juga mengapresiasi posisi PKS selama 10 tahun menjadi oposisi pemerintah. Menurutnya dengan begitu, akan tercipta kesimbangan di negeri ini.
"Terima kasih silaturahimnya, sebagai upaya untuk terus berkomunikasi antar anak bangsa untuk terus menguatkan semangat persatuan dan menjaga ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah dan ukhuwah insaniyah sebagai landasan penting yang dibangun oleh founding father republik ini yang terus disuarakan pendiri NU. Semoga komunikasi yang terjalin terus berlanjut," harapnya.
Gus Salam kemudian menyampaikan keyakinannya bahwa pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar akan ditakdirkan menang dalam Pilpres mendatang."Tahun politik ini, mari kita terus bekerja sama menjaga suasana kondusif di Indonesia," pungkasnya.
Sementara itu, KH Abdul Wahab Khalil yang saat itu juga menemui rombongan Presiden PKS mengaku sangat mengenal PKS sebagai partai yang mempunyai anggota yang militan.
"Kami sangat mengenal PKS sebagai partai yang militan. Semoga terus terjaga, untuk kemenangan AMIN. Semoga semuanya bisa terhitung sebagai amal sholeh," tambah Kiai Wahab.
Selanjutnya, rombongan PKS juga berziarah ke makam pendiri NU KH Wahab Hasbullah dengan didampingi KH Sholahul Aam Wahib Wahab atau yang akrab dipanggil Gus Aam dan KH Ghozi Wahib Wahab, Cucu Kiai Wahab Hasbullah.
Sementara itu, Presiden PKS juga bertemu dengan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar. Dalam kesempatan itu, Kiai Marzuki memberikan hadiah kitab karangannya sendiri berjudul “Al-Muqtathofat li Ahlil Bidayah” kepada para pengurus PKS.
Kitab tersebut berisi tentang dalil-dalil akidah dan amaliah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang biasa diamalkan oleh warga NU.“Di pondok pesantren itu kegiatan utamanya ya ngaji kitab. Jadi mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk mengaji kitab ini. Kita langsung baca bab akidah ahlus sunnah wal jamaah yang ada di halaman tiga puluh satu,” kata Kiai Marzuki.
Selain mengaji, Kiai Marzuki bersama para petinggi PKS juga berdiskusi tentang upaya menguatkan komitmen kebangsaan dan sikap wasathiyah (moderasi) bagi seluruh masyarakat Indonesia.
