POTADS Motivasi Orang Tua dengan Anak Down Syndrome

Khoirotul Lathifiyah

Senin, 25 Maret 2019 - 19:16

JATIMNET.COM, Surabaya – Persatuan Orang Tua Anak Dengan Down Syndrom (POTADS) memotivasi orang tua agar tidak minder memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Upaya tersebut dilakukan dengan menyelenggarakan beberapa kegiatan untuk membuktikan bahwa buah hatinya hebat.

“Kami menyelenggarakan perlombaan untuk anak-anak down syndrome mulai dari tarian rampak, fashion show serta penampilan perkusi. Kegiatan ini untuk menggandeng orang tua, agar anak-anaknya bisa berinterkasi satu sama lain," kata ketua POTADS Jatim Farida Martharina, Senin 25 Maret 2019.

Dijumpai selepas acara peringatan Hari Down Syndrome Sedunia di Hotel Shangri-La, dia mengatakan acara ini ditunggu-tunggu insan down syndrome di seluruh dunia. Karena mereka bisa berbagi dan melihat, bahwa anak-anak berkebutuhan khusus tak sendiri dan mereka bisa.

Tahun ini sengaja memilih 'Down Syndrome Hebat' sebagai tema untuk memberikan semangat bahwa anak berkebutuhan khusus bisa berprestasi dan berkarya.

BACA JUGA: Usia Kehamilan Kurangi Risiko Down Syndrome

“Contohnya sudah banyak, ya. Seperti Aswin Nugraha atlet renang yang sekarang juga merintis bisnis makanan kecil-kecilannya. Dan hari ini juga membuka tenan di acara ini,” ungkap Rina.

Ia berharap dengan diselenggarakan acara ini dapat meningkatkan rasa percaya diri pada orang tua agar lebih peduli terhadap anak berkebutuhan khusus.

“Kalau orang tuanya minder, lalu bagaimana dengan anaknya. Nah, di sini tempat mereka berkumpul, bahwa anak-anak tidak sendiri, dan anak mereka bisa mandiri asal diarahkan dengan baik," jelasnya.

Rina juga berpesan pada semua masyarakat untuk bisa menerima anak down syndrome tanpa perbedaan seperti anak lainnya. Karena mereka juga memiliki kesempatan yang sama seperti orang pada umumnya.

BACA JUGA: Terlalu Lama Duduk di Kantor, Waspadai Bahayanya

Untuk diketahui, tanggal 21 Maret dipilih sebagai Hari Down Syndrome Sedunia bukan tanpa alasan. Angka 21 merupakan pengingat, bahwa down syndrome disebabkan karena kelainan kromosom 21.

"Dua ditambah satu sama dengan tiga, jadi tanggal 21 diperingati di bulan ketiga yaitu bulan Maret," katanya.

Kegiatan peringatan Hari Down Syndrome Sedunia dihadiri seluruh masyarakat Jatim. Terdapat beberapa stand untuk meramaikan acara yang juga hasil produksi anak-anak down syndrome, baik menjual puding, jus buah, kebab dan beberapa produk lain.

Selain itu, dalam acara ini YKAI Jatim memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi untuk orang tua. Acara ini berkerja sama dengan Badan Koordinator dan Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Jawa Timur.

Baca Juga

loading...