Logo

Polres Gresik Kembalikan Motor Korban Begal dan Curanmor

Pelaku Dibekuk dalam Waktu Singkat
Reporter:,Editor:

Minggu, 31 May 2026 09:19 UTC

Polres Gresik Kembalikan Motor Korban Begal dan Curanmor

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution tengah mengembalikan sepeda motor ke pemiliknya usai mengungkap kasus, seperti begal dan curanmor. Foto: Agus Salim

JATIMNET.COM, Gresik – Polres Gresik menyerahkan kembali sejumlah sepeda motor kepada pemiliknya setelah berhasil mengungkap beberapa kasus begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, mengatakan pengembalian kendaraan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan hak korban sekaligus bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Dengan kendaraan yang kembali diterima, para korban diharapkan dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari seperti semula.

“Motor ini kami kembalikan agar bisa digunakan kembali untuk kebutuhan sehari-hari. Ini merupakan bentuk komitmen Polres Gresik dalam memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada masyarakat,” ujar AKBP Ramadhan, Minggu (31/5/2026).

Ia menjelaskan, kendaraan yang dikembalikan merupakan barang bukti dari sejumlah perkara yang berhasil diungkap oleh jajaran Polres Gresik dalam waktu relatif singkat.

Salah satu kasus yang berhasil diungkap yakni pencurian sepeda motor Suzuki Shogun milik Mukhamad Khamim di kawasan Sidokumpul. Aksi pelaku saat itu sempat terekam kamera CCTV sehingga memudahkan proses penyelidikan.

Selain itu, polisi juga berhasil mengungkap kasus pembegalan yang menimpa pengemudi ojek online, Andy Sebastian Zaini, di wilayah Menganti. Dalam kasus tersebut, pelaku yang berstatus sebagai penumpang merampas kendaraan korban.

Kasus lain yang turut berhasil dituntaskan adalah pencurian sepeda motor Honda Scoopy milik Muhammad Ilyas yang terjadi di Karangturi.

Kapolres menyebut seluruh pelaku dari berbagai kasus tersebut telah diamankan oleh anggota Polsek jajaran Polres Gresik. Sementara kendaraan hasil kejahatan berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada para pemiliknya.

Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut mendapat apresiasi dari para korban. Mereka mengaku bersyukur karena kendaraan yang menjadi sarana utama untuk bekerja dapat kembali digunakan tanpa harus mengeluarkan biaya.

"Alhamdulillah, saya bisa bekerja lagi memakai sepeda motor saya," ujar salah seorang korban.

Di akhir keterangannya, AKBP Ramadhan mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi tindak kejahatan kendaraan bermotor. Ia mengimbau pemilik kendaraan untuk menggunakan kunci pengaman tambahan serta tidak meninggalkan kunci kontak pada kendaraan guna mengurangi risiko pencurian.