Polisi Gelar Razia Antisipasi Pergerakan People Power 

M. Khaesar Januar Utomo

Minggu, 19 Mei 2019 - 12:52

JATIMNET.COM, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur bersama polres jajaran menggelar razia untuk mengantisipasi aksi people power di beberapa titik, Minggu 19 Mei 2019 dini hari. Beberapa kawasan yang pelototi kepolisian adalah Kawasan Jembatan Suramadu, kantor KPU, dan Bawaslu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan razia ini dilakukan di Kawasan Jembatan Suramadu untuk mengantisipasi masyarakat Jawa Timur menuju Jakarta untuk mengikuti people power .

“Kami memeriksa seluruh kendaraan yang melintas, berikut barang bawaan penumpang dan pengendara. Kami juga menanyakan maksud dan tujuan para penumpang atau pengemudi,” jelasnya, Minggu, 19 Mei 2019.

BACA JUGA: Polres Probolinggo Sweeping Antisipasi People Power Menuju Jakarta

Dirinya juga tak segan menindak tegas, apabila ada masyarakat membawa benda mencurigakan seperti senjata tajam, senjata api, bahan peledak, dan narkotika.

Dalam razia polisi menghentikan mobil yang membawa obat-obatan yang dianggap mencurigakan. Hal ini membuat polisi mengamankan mobil tersebut bersama pengemudinya. “Obat dan pengemudinya masih kita cek. Apakah obat tersebut terlarang atau tidak,” kata Agus.

PENGAMANAN. Polres Sidoarjo turut merazia seluruh penumpang bus di Terminal Purabaya Bungurasih. Foto: M.Khaesar Glewo.

Sementara itu, anggota Polrestabes Surabaya juga memperketat penjagaan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu menjelang pengumuman dari KPU Pusat terkait hasil Pemilu 2019.

Beberapa personel gabungan disebar di beberapa tempat keberangkatan, seperti stasiun dan terminal. Hal ini untuk memantau pergerakan masyarakat, yang mengarah ke Jakarta untuk mengikuti people power .

BACA JUGA: Sikap MUI Probolinggo Soal Seruan "People Power"

“Dalam rangka akhir kegiatan pemilu, kami melaksanakan operasi dan patroli skala besar untuk mengecek kantor Bawaslu dan KPU,” terang Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.

Sandi berharap, masyarakat tetap menjaga iklim yang kondusif dan mengikuti perkembangan hukum yang berlaku. “Kami mengimbau masyarakat tetap mengikuti aturan yang ada, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi bisa membawa kenyamanan dan keamanan untuk warga Surabaya,” katanya.

Polrestabes Surabaya dibantu Tim Densus 88 Antiteror untuk mengantisipasi adanya jaringan teroris di Surabaya. Sedangkan Polres Pelabuhan Tanjung Perak di-back up TNI dalam melakukan razia di Jembatan Suramadu.

Baca Juga

loading...